Warga Desa Oelnasi Keluhkan Jalan Rusak, Minta Pemkab Kupang Segera Bertindak

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 April 2024 - 15:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 496 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi, AtlasNews.ID – Warga Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, NTT, keluhkan rusaknya akses jalan penghubung desa dan dapat membahayakan pengguna jalan ketika musim hujan tiba.

Dari pantauan media AtlasNews.ID, pada rabu (03/04/2024) siang, terlihat kondisi jalan penghubung antara Desa Oelnasi yang berada di wilayah Kecamatan Kupang Tengah dan desa lain di wilayah Kecamatan Taebenu hingga desa Tunbaun Kecamatan Amarasi Barat cukup memprihatinkan.

Pasalnya, di beberapa titik jalan terdapat lubang besar yang diakibatkan oleh gerusan air ketika hujan tiba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini makin diperparah dengan kontur jalan yang landai dan memiliki turunan curam.

Okto Binaf, Warga RT 008/ RW 004, Dusun III, Desa Oelnasi saat berada di lokasi mengatakan, akses jalan tersebut merupakan jalan pintas yang sering dilewati masyarakat ketiga desa tersebut untuk mempersingkat waktu dan jarak tempuh.

Menurutnya, kondisi jalan sepanjang 500 meter ini sangat berbahaya untuk dilewati ketika kondisi musim hujan seperti saat ini.

“Jalan ini sangat bahaya kalau lewat saat musim hujan, selain karna licin, juga adanya lubang besar dibeberapa titik. Sudah banyak warga yang pernah celaka di jalan ini,” jelasnya.

“Banyak warga dari beberapa desa di Kecamatan Taebenu dan desa Tunbaun lebih memilih untuk melewati jalan tersebut karna dapat mempersingkat jarak, dari pada lewat jalur lain,” tambahnya.

Dikatakan, jalan penghubung tersebut terakhir kali diperbaiki pada tahun 2009 oleh Plt Kepala Desa saat itu, Paul Bouk.

Ia juga mengatakan, pada beberapa kesempatan warga di Dusun III desa Oelnasi telah melakukan kegiatan swadaya perbaikan jalan.

Warga Desa Oelnasi Keluhkan Jalan Rusak, Minta Pemkab Kupang Segera Bertindak
Foto: Warga Dusun III Desa Oelnasi saat ditemui media sedang lakukan perbaikan jalan secara swadaya.

Okto Binaf berharap Pemerintah Kabupaten Kupang dapat segera memperbaiki jalan yang menjadi akses satu satunya yang digunakan warga setempat.

“Dengan publikasi media saya berharap Pemkab Kupang dapat segera merespons demi kepentingan pengguna jalan. Kami sebagai warga sadar jika jalan ini tidak bisa diperbaiki dengan intervensi dana desa karna mungkin tidak cukup. Sekali lagi saya harap Pemkab Kupang lewat dinas terkait segara perbaiki jalan ini,” harapnya.

Sementara itu, Ines Maria yang merupakan pengguna jalan mengeluhkan hal serupa.

Dirinya yang berprofesi sebagai Guru di SMKN 1 Bokong mengatakan, jalan yang sering ia lewati bersama rekan guru yang lain adalah medan yang cukup menantang.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Resmi Umumkan THR Dan Gaji Ke-13. Catat Tanggalnya! 

“Akhir akhir ini cukup sulit untuk dilewati karna kondisi jalan licin akibat hujan. Saya sudah pernah hampir tergelincir di tempat ini, benar benar beresiko,” ungkapnya.

Ines Maria berharap jalan penghubung tersebut dapat segera diperbaiki agar warga dan pengguna jalan dapat melewatinya dengan aman dan tanpa mengalami resiko kecelakaan.

“Tempat tugas kami di SMKN 1 Bokong, setiap hari kami lewat sini. Kalau lewat Oelpuah lebih jauh dan jalannya rusak juga. Lewat sini lebih cepat, meskipun kondisi rusak,” tutupnya.

Warga Desa Oelnasi Keluhkan Jalan Rusak, Minta Pemkab Kupang Segera Bertindak
Foto: Kondisi jalan berlubang yang telah diperbaiki warga setempat.

Berita Terkait

Pastikan Masyarakat Lebih Aman Saat Lebaran, Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi di Operasi Ketupat 2026
Perkuat Sinergi Keselamatan Transportasi, Forum FKLLJ Bahas Jaminan Keselamatan Penumpang dan Pencegahan Laka Lantas
Perkuat Perlindungan Dasar, Jasa Raharja Dukung Penandatanganan PKS dengan RS Kartini Kupang
Jamin Pelayanan Korban Laka Lantas, PKS dengan RS Leona Noelbaki Diperkuat
Dugaan Mark-up Bahan Baku dan Monopoli Supplier MBG di Kabupaten Kupang Mencuat, BGN Diminta Turun Tangan.!!!
Tertib Administrasi dan Optimalisasi Aset Daerah, Apel Kendaraan Dinas Digelar di Sumba Barat
Sinergi Bangun Sektor Pertanian: Absalom Buy Pantau Panen Jagung 20 Ton di Boneana
Libatkan Komunitas Ojol, Korlantas Polri dan Jasa Raharja Dorong Peran Aktif Pengemudi dalam Menekan Risiko Kecelakaan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 20:48 WITA

Pastikan Masyarakat Lebih Aman Saat Lebaran, Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi di Operasi Ketupat 2026

Jumat, 24 April 2026 - 20:44 WITA

Perkuat Sinergi Keselamatan Transportasi, Forum FKLLJ Bahas Jaminan Keselamatan Penumpang dan Pencegahan Laka Lantas

Jumat, 24 April 2026 - 20:38 WITA

Perkuat Perlindungan Dasar, Jasa Raharja Dukung Penandatanganan PKS dengan RS Kartini Kupang

Jumat, 24 April 2026 - 20:34 WITA

Jamin Pelayanan Korban Laka Lantas, PKS dengan RS Leona Noelbaki Diperkuat

Jumat, 24 April 2026 - 14:35 WITA

Dugaan Mark-up Bahan Baku dan Monopoli Supplier MBG di Kabupaten Kupang Mencuat, BGN Diminta Turun Tangan.!!!

Kamis, 23 April 2026 - 18:53 WITA

Sinergi Bangun Sektor Pertanian: Absalom Buy Pantau Panen Jagung 20 Ton di Boneana

Kamis, 23 April 2026 - 16:37 WITA

Libatkan Komunitas Ojol, Korlantas Polri dan Jasa Raharja Dorong Peran Aktif Pengemudi dalam Menekan Risiko Kecelakaan

Kamis, 23 April 2026 - 16:25 WITA

Jasa Raharja Perkuat Transformasi Digital dalam Rakor Pembina Samsat 2026 di Semarang

Berita Terbaru