Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi para pelaku.

“Kami akan memproses kasus ini secara serius, sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku”, ujarnya.
Dituturkan Ipda David, insiden terjadi sekitar pukul 00.20 Wita saat korban sedang bertugas melakukan patroli malam di area tersebut dan saat kembali ke pos jaga, korban menemukan kain hitam di tempat tidurnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah kain tersebut diangkat, ditemukan seekor ular mati, yang kemudian dibuang oleh korban ke semak-semak di sekitar lokasi.
Saat korban kembali ke pos dan sedang bermain ponsel, ia mendengar suara bisik-bisik di sekitar pos jaga. Tidak lama berselang, empat orang tak dikenal tiba-tiba muncul di hadapannya sambil memegang batu.
Salah satu pelaku kemudian bergerak dari belakang dan langsung memukul punggung korban dengan batu.
Korban seketika berusaha melawan dengan mengayunkan gergaji kayu yang ada di dekatnya, dan mengenai tangan salah satu pelaku. Saat itu juga korban dikeroyok secara bergantian oleh para pelaku hingga jatuh ke dalam selokan sedalam 50 cm.
Dalam upaya untuk menyelamatkan diri, korban pura-pura pingsan. Melihat korban seperti pingsan, para pelaku akhirnya meninggalkan lokasi.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















