Untuk itu, Melki-Johni menawarkan visi dan program yang difokuskan pada kemajuan NTT secara menyeluruh.
Melki-Johni menilai bahwa potensi wisata alam dan budaya NTT adalah kekayaan yang bisa dimaksimalkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal berbasis komunitas.
Mereka bertekad membangun sektor ekowisata dan wisata budaya dengan pendekatan yang memberdayakan masyarakat setempat, sehingga ekonomi berkembang tanpa mengorbankan kearifan lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ingin pariwisata NTT bukan hanya dinikmati oleh wisatawan, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi masyarakatnya”, ujar Melki Laka Lena.
Lebih jauh, Melki-Johni memahami bahwa meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTT tidak hanya bisa mengandalkan sektor pariwisata, tetapi juga harus didukung oleh pembangunan infrastruktur yang memadai. Pasangan ini menyadari bahwa akses jalan, listrik, dan perumahan layak huni masih menjadi kebutuhan mendesak di banyak wilayah NTT.
Karena itu, mereka mengusulkan program pembangunan infrastruktur yang melibatkan partisipasi masyarakat secara aktif, serta penerapan infrastruktur hijau dan biru (green and blue infrastructure) untuk menjaga keseimbangan lingkungan.

Infrastruktur ini dirancang untuk menghadapi tantangan perubahan iklim dan resiliensi terhadap bencana, yang sangat relevan untuk daerah-daerah di NTT yang rentan.
Selain infrastruktur fisik, Melki-Johni juga menargetkan perluasan akses digital di seluruh provinsi agar setiap warga dapat menikmati konektivitas internet yang merata.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















