Oelamasi, AtlasNews. ID – Pasca insiden larangan mengambil gambar saat rapat pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon Bupati Kupang dan Wakil Bupati Kupang untuk Pilkada 2024, Komunitas Jurnalis Kabupaten Kupang (Konjakk) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) serukan boikot pemberitaan.
Ini di tegaskan oleh Ketua Konjakk, Jermi Mone dan Ketua SMSI, Makson Saubaki usai melakukan walk out dari halaman kantor KPU Kabupaten Kupang, pada Senin (23/09/2024).
Jermi Mone pada kesempatan tersebut mengatakan, kejadian serupa seperti ini telah terjadi bukan hanya sekali dan ia menyebutkan bahwa ketika proses pendaftaran calon tugas jurnalis dihalangi oleh fotografer Event Organiser.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
















