Pengakuan Mengejutkan! Ada Pungutan 35 Ribu Untuk Pembuatan KTA Ormas Pelita Prabu

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 Januari 2025 - 13:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 928 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Screenshot pengakuan Anggota Ormas Pelita Prabu melalui pesan singkat WhatsApp, Minggu (26/01)

Foto: Screenshot pengakuan Anggota Ormas Pelita Prabu melalui pesan singkat WhatsApp, Minggu (26/01)

Oelamasi, AtlasNews. ID – Pengakuan mengejutkan disampaikan oleh salah satu anggota Ormas Pelita Prabu terkait pungutan sejumlah uang.

Pernyataan tersebut disampaikan kepada media ini lewat panggilan telepon, pada Minggu (26/01/2025) pagi.

Menurut sumber yang tidak ingin disebutkan namanya tersebut mengakui jika dirinya harus mengeluarkan uang sebanyak 35.000 untuk pembuatan Karta Tanda Anggota (KTA) Ormas Pelita Prabu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Betul, diawal perekrutan saya serahkan uang sesuai permintaan senilai 35 ribu, itu untuk buat KTA Ormas”, ujarnya.

Sebagai anggota Ormas Pelita Prabu di Kecamatan Kupang Tengah ia jelaskan juga melalui pesan singkat WhatsApp jika selama pertemuan semua anggota akan mengumpulkan uang untuk keperluan tertentu.

“Kalau pas pertemuan kami kumpul uang 6 ribu untuk bayar sewa kursi, snack, dan cetak baliho ormas di setiap desa dan pengurus kecamatan. Itu saat pertemuan anggota tingkat kecamatan di Desa Tanah Merah”, tulisnya.

Baca Juga :  Orasi Politik Aurum Titu Eki: Akan Jadi Bulan Untuk 1 Matahari. Setia Menemani Yos Lede

Berita Terkait

BGN Tegaskan Mitra SPPG: Pantau Operasional Dapur, Tapi Dilarang Intervensi Menu!
RAT Kopdes Merah Putih Oebelo 2026: Ajang Peningkatan Kesejahteraan Desa
Pastikan Masyarakat Lebih Aman Saat Lebaran, Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi di Operasi Ketupat 2026
Perkuat Sinergi Keselamatan Transportasi, Forum FKLLJ Bahas Jaminan Keselamatan Penumpang dan Pencegahan Laka Lantas
Perkuat Perlindungan Dasar, Jasa Raharja Dukung Penandatanganan PKS dengan RS Kartini Kupang
Jamin Pelayanan Korban Laka Lantas, PKS dengan RS Leona Noelbaki Diperkuat
Dugaan Mark-up Bahan Baku dan Monopoli Supplier MBG di Kabupaten Kupang Mencuat, BGN Diminta Turun Tangan.!!!
Tertib Administrasi dan Optimalisasi Aset Daerah, Apel Kendaraan Dinas Digelar di Sumba Barat

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 11:03 WITA

BGN Tegaskan Mitra SPPG: Pantau Operasional Dapur, Tapi Dilarang Intervensi Menu!

Sabtu, 25 April 2026 - 07:55 WITA

RAT Kopdes Merah Putih Oebelo 2026: Ajang Peningkatan Kesejahteraan Desa

Jumat, 24 April 2026 - 20:48 WITA

Pastikan Masyarakat Lebih Aman Saat Lebaran, Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi di Operasi Ketupat 2026

Jumat, 24 April 2026 - 20:44 WITA

Perkuat Sinergi Keselamatan Transportasi, Forum FKLLJ Bahas Jaminan Keselamatan Penumpang dan Pencegahan Laka Lantas

Jumat, 24 April 2026 - 20:38 WITA

Perkuat Perlindungan Dasar, Jasa Raharja Dukung Penandatanganan PKS dengan RS Kartini Kupang

Jumat, 24 April 2026 - 14:35 WITA

Dugaan Mark-up Bahan Baku dan Monopoli Supplier MBG di Kabupaten Kupang Mencuat, BGN Diminta Turun Tangan.!!!

Kamis, 23 April 2026 - 20:21 WITA

Tertib Administrasi dan Optimalisasi Aset Daerah, Apel Kendaraan Dinas Digelar di Sumba Barat

Kamis, 23 April 2026 - 18:53 WITA

Sinergi Bangun Sektor Pertanian: Absalom Buy Pantau Panen Jagung 20 Ton di Boneana

Berita Terbaru