Bupati menegaskan bahwa membayar pajak adalah bentuk gotong royong nyata dalam membangun daerah.
“Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali lagi ke masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan yang lebih baik. Saya mengajak seluruh warga Kabupaten Kupang untuk semakin taat membayar pajak demi kemajuan daerah kita bersama,” ujar Yosef Lede.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Bapenda Kabupaten Kupang, Alfons A. Ganggas, menyampaikan optimisme tinggi. Setelah mengantongi realisasi sekitar 40 persen di tahun sebelumnya, Bapenda Kabupaten Kupang membidik target penerimaan pajak kendaraan meningkat hingga 50 persen atau sekitar Rp20 miliar pada tahun 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Guna mengejar target tersebut, Bapenda menyiapkan strategi jemput bola melalui inovasi Kampung Taat Pajak. Program ini melibatkan langsung camat, lurah, kepala desa, hingga tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk mengedukasi warga.
“Kami menggandeng tokoh-tokoh kunci di masyarakat agar kesadaran pajak tumbuh dari bawah. Hasil akhirnya tentu akan kembali dirasakan oleh masyarakat lewat pembangunan,” pungkas Alfons.
Halaman : 1 2

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















