Stefanus membeberkan bahwa potensi hasil panen di Desa Sumlili menunjukkan angka yang sangat menjanjikan. Pada tahap pertama, produksi bawang merah mampu menyentuh angka hampir 300 ton, dan kini para petani sedang memasuki Musim Tanam (MT) kedua dengan optimisme tinggi.
“Harapan kami ke depan, kami tetap meningkatkan swasembada pangan dari desa kami untuk menuju Kabupaten Kupang Emas terkait dengan program Pak Bupati,” ujar Stefanus.
Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Absalom Buy selaku anggota DPRD Kabupaten Kupang yang selama ini dikenal setia mendampingi dan menjembatani kebutuhan para petani di lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kolaborasi yang erat antara eksekutif, legislatif, dan kelompok tani di Desa Sumlili ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan, sekaligus memperkokoh posisi Kabupaten Kupang sebagai salah satu sentra produksi hortikultura yang tangguh dan berdaya saing tinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















