Satpam Perumahan 2100 Dianiaya Pelaku Pencurian, Polres Kupang Ungkap Kronologinya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 Januari 2025 - 21:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 939 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi pengeroyokan (red)

Foto: ilustrasi pengeroyokan (red)

Oelamasi, AtlasNews. ID – Peristiwa pengeroyokan menimpa seorang Satpam Perumahan 2100, bernama Riyan Ronal alias Ratu (32), warga RT 017 RW 008 Desa Pariti, Kecamatan Sulamu, saat sedang menjalankan tugas jaga pada Senin (21/01/2025) dini hari.

Kejadian naas tersebut berlangsung di lokasi perumahan 2100, Desa Camplong II, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, tepatnya di sekitar instalasi pengelolaan air bersih (IParusus).

Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H melalui Kapolsek Fatuleu, Ipda David Fanggidae, membenarkan adanya laporan pengeroyokan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi para pelaku.

“Kami akan memproses kasus ini secara serius, sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku”, ujarnya.

Dituturkan Ipda David, insiden terjadi sekitar pukul 00.20 Wita saat korban sedang bertugas melakukan patroli malam di area tersebut  dan saat kembali ke pos jaga, korban menemukan kain hitam di tempat tidurnya.

Setelah kain tersebut diangkat, ditemukan seekor ular mati, yang kemudian dibuang oleh korban ke semak-semak di sekitar lokasi.

Saat korban kembali ke pos dan sedang bermain ponsel, ia mendengar suara bisik-bisik di sekitar pos jaga. Tidak lama berselang, empat orang tak dikenal tiba-tiba muncul di hadapannya sambil memegang batu.

Baca Juga :  Ratusan Warga Padati Halaman GMIT Ebenhaizer Tarus, Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis Panitia Paskah 2026

Berita Terkait

Target Tekan Angka Kecelakaan: FKLLJ TTU Perkuat Sinergi Lintas Sektor!
Sinergi Jasa Raharja-Organda: 3 Pilar Utama Ubah Lanskap Transportasi Publik.
BGN Tegaskan Mitra SPPG: Pantau Operasional Dapur, Tapi Dilarang Intervensi Menu!
RAT Kopdes Merah Putih Oebelo 2026: Ajang Peningkatan Kesejahteraan Desa
Pastikan Masyarakat Lebih Aman Saat Lebaran, Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi di Operasi Ketupat 2026
Perkuat Sinergi Keselamatan Transportasi, Forum FKLLJ Bahas Jaminan Keselamatan Penumpang dan Pencegahan Laka Lantas
Perkuat Perlindungan Dasar, Jasa Raharja Dukung Penandatanganan PKS dengan RS Kartini Kupang
Jamin Pelayanan Korban Laka Lantas, PKS dengan RS Leona Noelbaki Diperkuat

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 09:26 WITA

Target Tekan Angka Kecelakaan: FKLLJ TTU Perkuat Sinergi Lintas Sektor!

Senin, 27 April 2026 - 09:08 WITA

Sinergi Jasa Raharja-Organda: 3 Pilar Utama Ubah Lanskap Transportasi Publik.

Sabtu, 25 April 2026 - 11:03 WITA

BGN Tegaskan Mitra SPPG: Pantau Operasional Dapur, Tapi Dilarang Intervensi Menu!

Sabtu, 25 April 2026 - 07:55 WITA

RAT Kopdes Merah Putih Oebelo 2026: Ajang Peningkatan Kesejahteraan Desa

Jumat, 24 April 2026 - 20:48 WITA

Pastikan Masyarakat Lebih Aman Saat Lebaran, Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi di Operasi Ketupat 2026

Jumat, 24 April 2026 - 20:38 WITA

Perkuat Perlindungan Dasar, Jasa Raharja Dukung Penandatanganan PKS dengan RS Kartini Kupang

Jumat, 24 April 2026 - 20:34 WITA

Jamin Pelayanan Korban Laka Lantas, PKS dengan RS Leona Noelbaki Diperkuat

Jumat, 24 April 2026 - 14:35 WITA

Dugaan Mark-up Bahan Baku dan Monopoli Supplier MBG di Kabupaten Kupang Mencuat, BGN Diminta Turun Tangan.!!!

Berita Terbaru