Oelamasi, AtlasNews. ID – Warga Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, NTT, mengeluhkan adanya selokan yang tertimbun material tanah jadi penyebab banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut.
Keluhan itu di sampaikan langsung oleh salah satu warga desa Oebelo yang juga merupakan pelaku usaha penjual garam industri rumahan.
Petronella Pah, warga RT 019/ RW 008, Dusun IV, kepada media saat ditemui pada Selasa (21/01/2025) siang, mengatakan banjir yang melanda pada sabtu lalu diakibatkan oleh buruknya saluran irigasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi tersebut diperparah dengan adanya penumpukan material yang dibawah dan di sekitar jembatan penghubung desa Tanah Merah dan Desa Oebelo yang berlokasi di KM 19 Jl. Timor Raya.
“Kalau hujan air tidak bisa mengalir dengan baik karena terhambat material lain seperti sampah dan potongan kayu, imbasnya mengalir ke jalan dan menggenangi rumah warga di sekitar sini”, ujarnya.
Ia mengungkapkan jika sudah terjadi banjir aktifitas nya sebagai penjual garam industri di desa Oebelo terganggu.
“Kalau sudah hujan, saya sudah tidak jualan garam, karna tidak ada lagi konsumen yang ingin berhenti untuk membeli dagangan kami”, jelasnya.
Selain itu, jika hujan deras menguyur dan banjir besar juga mengakibatkan garam jualannya terendam air sehingga dirinya merugi dengan total kerugian hingga ratusan ribu.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















