KUPANG, ATN – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-81 di Kecamatan Fatuleu berlangsung meriah dan berkesan. Desa Sillu yang dipercaya menjadi tuan rumah pemusatan kegiatan peringatan HUT RI tingkat kecamatan, menampilkan beragam produk unggulan UMKM pada stan pameran desa, dengan sorotan utama pada karya tenun ikat berbahan dasar pewarna alami serta kearifan lokal masyarakat setempat.
Kepala Desa Sillu, Mikael Takel menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras dan semangat gotong royong seluruh warga serta jajaran Pemerintah Kecamatan Fatuleu. Pihaknya bersama masyarakat dan tokoh adat bekerja maraton untuk mempersiapkan lokasi pameran serta lapangan upacara.
“Hadirnya UMKM dalam menyongsong HUT RI ke-81 di Kecamatan Fatuleu ini merupakan kerja maraton bersama masyarakat. Dengan menghadirkan UMKM, potensi kerajinan dan perekonomian masyarakat cukup terjawab. Di stan Desa Sillu, kami menampilkan produk unggulan tenun ikat berbahan dasar alam serta kaderisasi penenun cilik yang telah dibina secara khusus,” ujar Mikael Takel, Sabtu (08/08/2026)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan bahwa pemilihan lokasi di Desa Sillu merupakan hasil koordinasi erat dengan Camat Fatuleu, para Kepala Desa, serta Ketua Lembaga Adat Desa Sillu. Lahan strategis di tepi jalur utama disiapkan atas keikhlasan pemilik lahan demi suksesnya perayaan kebangsaan ini.
Inovasi Pewarna Alami Kelompok Tenun Nekamese
Salah satu produk unggulan yang paling menyita perhatian pengunjung pameran adalah karya tenun ikat dari Kelompok Tenun Nekamese 3 Desa Sillu.
Ketua Kelompok Tenun Nekamese 3, Mama Damaris Mamo, menjelaskan bahwa seluruh proses pewarnaan kain tenun ikat buatan kelompoknya menggunakan bahan-bahan organik yang diambil langsung dari alam.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















