Senyum di Ujung Aspal Pitay: Akhir Penantian Panjang Masyarakat Sulamu

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026 - 18:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Tim Liputan Editor : Redaksi Dibaca 131 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, ATN Matahari sore di pesisir Kecamatan Sulamu mulai meredup, menyisakan rona jingga di cakrawala. Namun, bagi Bernabas Sura dan warga Desa Pitay lainnya, senja pada Sabtu (11/04/2026) itu terasa jauh lebih cerah dari biasanya.

Di kaki mereka, debu jalanan yang puluhan tahun menjadi kawan akrab kini mulai berganti dengan aspal hitam yang halus sebuah pemandangan yang dulunya hanya ada dalam mimpi.

Selama bertahun-tahun, masyarakat Sulamu merasa seperti hidup dalam bayang-bayang. Meski secara administratif merupakan bagian dari Kabupaten Kupang, derap pembangunan seolah selalu berhenti sebelum menyentuh gerbang desa mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jujur saja, kami merasa miris jika mengingat kepemimpinan daerah yang terdahulu,” ungkap Bernabas saat ditemui awak media di sela-sela aktivitas sorenya. Suaranya bergetar, ada nada emosional yang sulit disembunyikan.

“Kami masyarakat Sulamu, terutama di Desa Pitay, merasa seperti dianaktirikan. Pembangunan seolah enggan mampir ke tempat kami,” tambahnya.

Namun, narasi “anak tiri” itu kini mulai terkikis. Di bawah nakhoda Bupati Yosef Lede, SH dan Wakil Bupati Aurum O. Titu Eki, S.Ars., M.Ars., wajah infrastruktur di wilayah ini berubah drastis.

Duet kepemimpinan ini tampaknya memilih untuk “membangun dari pinggiran,” menyentuh titik-titik yang selama ini terlupakan.

Baca Juga :  Diduga Oknum Tak Dikenal Menggelapkan HP Milik Siswa SMP 11 Naimata Kota Kupang

Berita Terkait

Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!
Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis
SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 
Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!
Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”
Sidak Program MBG di SPPG Sillu, Kader Gerindra Temukan Sejumlah Kekurangan
Sidak Dapur MBG Sillu: Pengawasan Lemah.! Diduga Jadi Tempat Miras dan Karaoke
Kejagung Bongkar Gurita Korupsi MBG: Seret Mantan Kepala BGN dan Modus Afiliasi Yayasan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:35 WITA

Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WITA

Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:50 WITA

SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:18 WITA

Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:13 WITA

Sidak Dapur MBG Sillu: Pengawasan Lemah.! Diduga Jadi Tempat Miras dan Karaoke

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:13 WITA

Kejagung Bongkar Gurita Korupsi MBG: Seret Mantan Kepala BGN dan Modus Afiliasi Yayasan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:54 WITA

Sikap Defensif Pengelola SPPG Sillu Pasca-Sidak: Dugaan Intimidasi Wartawan dan Dalih “Tanggung Jawab Bersama”

Berita Terbaru