Absennya Pihak Yayasan dan Borok Infrastruktur SPPG
Di sisi lain, Camat Fatuleu, Abdi Rohi, usai pertemuan menegaskan bahwa otoritas penuh dan tanggung jawab mutlak ada di tangan Kepala SPPG.
“Terkait sidak tadi ada beberapa poin yang sudah kami melakukan evaluasi bersama dengan mereka dan saya sudah sampaikan kepada Kepala SPPG karena mereka yang bertanggung jawab langsung,” tegas Camat Abdy Rohi, seolah mementahkan pembelaan Wiliam sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Evaluasi ini juga menyisakan tanda tanya besar mengenai komitmen jajaran manajemen atas. Camat Abdi Rohi mengungkapkan bahwa pihak yayasan pengelola mangkir dari undangan evaluasi tersebut.
“Yayasan tidak hadir. Hanya mitra dan Kepala SPPG. Ahli gizi dan bagian keuangan juga tidak hadir karena katanya sakit,” ungkap Andy Rohi.
Absennya elemen-elemen kunci seperti ahli gizi dan bagian keuangan dalam institusi pemenuhan gizi tentu menjadi catatan kritis tersendiri mengenai profesionalisme pengelolaan SPPG Sillu.
Berdasarkan hasil sidak, sejumlah temuan fatal yang berisiko tinggi bagi keselamatan kerja dan lingkungan ditemukan, antara lain:
- Ketiadaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR): Kelalaian fatal bagi fasilitas pelayanan publik.
- Ketiadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL): Berpotensi mencemari lingkungan sekitar.
- Minimnya Sarana Prasarana: Kekurangan fasilitas penunjang seperti meja kerja yang memadai.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















