Absalom Buy pun mengajak sejumlah perwakilan warga desa Lifuleo dan beberapa perwakilan PT PLN (Persero) agar diskusi.
Ia berjanji akan memperjuangkan tuntutan warga soal perbaikan jalan dan akan meminta pihak PLN untuk memberikan pelayanan kepada warga lewat pembangunan sarana infrastruktur lainnya.
“Kalau bapa mama percaya, saya akan perjuangkan, dan akan saya kawal hingga ke ruang sidang paripurna nantinya. Mari kita duduk bersama, kita cari jalan terbaik dari masalah ini”, ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah melewati proses diskusi dan mediasi yang di inisiasi oleh Absalom Buy didapati dua poin kesepakatan dan PT PLN (Persero) Upk Timor akan memperbaiki jalan Lifuleo-Nefo pada bulan July 2024.
Didampingi Kasat Intel Polres Kupang, Iptu Mizbar, SH., Absalom Buy berhasil membuka blokir akses jalan menuju PLTU Timor 1 pada Pukul 16:00 Wita setelah melewati diskusi yang cukup alot antara warga desa Lifuleo dan perwakilan PT. PLN (Persero).
Setelah pembukaan akses jalan, aktifitas PLTU Timor 1 kembali berlangsung seperti biasa setelah 10 jam terhenti.
Halaman : 1 2

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















