Oelamasi, AtlasNews.ID – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena menggelar kegiatan kemitraan bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial(BPJS) Kesehatan, dengan melakukan kegiatan sosialisasi program Jaminan Kesehatan Nasional(JKN) dan Kartu Indonesia Sehat(KIS) kepada masyarakat Desa Sillu, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Sosialisasi program JKN-KIS itu berlangsung di gedung Gereja Masehi Injili Di Timor(GMIT) Siloam Sillu, jumat(02/02/2024), yang dihadiri oleh 150 peserta, yang berasal dari beberapa desa di wilayah Kecamatan Fatuleu. Dalam kesempatan tersebut hadir juga Ketua Fraksi Partai Golkar Kabupaten Kupang, Habel Mbate.
Sosialisasi program JKN-KIS dibuka dengan penyampaian materi tentang manfaat program dan mekanisme kepesertaan anggota BPJS Kesehatan hingga capaian Pemerintah Kabupaten Kupang Yang telah mencapai UHC Non Cut Off. Materi disampaikan oleh Kepala Kantor cabang BPJS Kupang Ario Trisaksono, didampingi Kepala Kantor Cabang BPJS kesehatan Kabupaten Kupang, Yohanes Santo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, materi sosialisasi Program JKN-KIS disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena.
Emanuel Melkiades Laka Lena, dalam pemamarannya, meminta agar warga untuk segera mendaftar dalam program JKN, baik secara mandiri maupun melalui program pemerintah.
Kepesertaan mandiri, ungkap Waket Komisi IX DPR RI, diperuntukkan bagi masyarakat yang mampu secara ekonomi. Sedangkan masyarakat kurang mampu, bisa ter-cover melalui program pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Emanuel Melkiades Laka Lena menghimbau kepada peserta yang hadir agar selalu memeriksa kesehatan secara rutin di fasilitas kesehatan yang ada dengan memanfaatkan program JKN-KIS lewat kepesertaan mereka dalam BPJS kesehatan yang ter-cover Kartu Indonesia Sehat(KIS)
Menurutnya, kartu KIS tidak digunakan hanya untuk orang sakit saja, tapi juga digunakan untuk pemeriksaan kesehatan secara rutin agar masyarakat dapat mengetahui resiko penyakit lebih dini sehingga pola hidup sehat dapat diterapkan dalam rutinitas setiap hari.
“Untuk saat ini Kabupaten Kupang sudah dapat UHC. Jadi bapa mama yang belum terdaftar atau belum memiliki kartu KIS tidak perlu lagi repot repot daftar jadi anggota, cukup gunakan saja KTP saat berada di fasilitas kesehatan, semua akan di back-up oleh BPJS Kesehatan,” ujarnya.
“Bagi bapa mama yang sudah jadi anggota peserta JKN-KIS, gunakan fasilitas kartu KIS dengan baik. Selalu periksa kesehatan secara rutin. Penting sekali periksa kesehatan secara rutin. Periksa kesehatan itu Gratis” tegas Waket Komisi IX DPR RI.
Lebih lanjut Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan, masyarakat harus lebih memperhatikan kondisi kesehatan dan perilaku pola hidup sehat harus dijalankan.
Dikatakan, karakteristik orang NTT yang tidak terlalu peduli dengan kesehatan, dan juga tidak menajalani pola hidup sehat serta tidak paham manfaat kartu KIS harus segara diakhiri.
“Masyarakat harus diedukasi lewat kegiatan sosialisasi seperti ini, agar mereka paham tentang manfaat JKN-KIS. Karna saat ini ada saja orang yang sehat mati tiba tiba, itu bukan karna Suanggi, seperti kebiasaan masyarakat kita sebut jika ada yang mengalami situasi demikian. Itu terjadi karena tidak periksa kesehatan secara rutin dengan manfaatkan kartu KIS. Manfaat cek kesehatan itu supaya bapa mama tahu penyakit kronis apa yang sedang diderita dan setelah itu pola hidup sehat bisa dijalankan,” ungkapnya.



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
















