Oelamasi, AtlasNews.ID – Aparat Polres Kupang dipukuli sekelompok pemuda mabuk di Kampung Koka, Desa Pakubaun, Senin pagi (1/1/2023) saat berusaha menyelesaikan perselisihan antar warga desanya di Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun tribaratanewskupang.com dari Brigadir Polisi Salmun Tnunay (30) dan beberapa saksi, kejadian nahas itu bermula saat Brigadir Salmun sedang tidur di rumahnya pada Senin pagi dan kemudian dibangunkan oleh Gaurdensius Mau, warga RT 002 RW 001 Dusun 1, Desa Pakuhaun, dan menginformasikan bahwa temannya yang bernama Tobi sedang disekap di Desa Pakubaun oleh sekelompok pemuda kampung Koka.
Ia pun segera bergegas bangun lalu ditemani oleh Gaurdensius Mau dan Tadius Tnunay, pergi menemui saudaranya Soni Taopan di kampung Koka untuk menyelesaikan masalah tersebut secara damai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketika kami sampai di rumah Saudara Soni, banyak berkumpul anak-anak muda yang sudah mabuk berat karena minum minuman keras sehari sebelumnya.
Baru saja korban tiba di teras rumah milik Soni Taopan, kedatangan Brigadir Salmun sudah ditunggu. Kemudian mereka saling berjabat tangan dan saling memeluk. Saat memeluk Sony, dia kehilangan keseimbangan dan terjatuh.
Ketika teman-temannya melihat Soni terjatuh dari kejauhan, mereka mengira Brigadir Salmun akan menyerang Soni. Oleh karena itu, rekan-rekannya langsung menyerang Brigadir Salmun dengan menggunakan batu, kayu, dan benda lain di area tersebut hingga muncul luka di bagian dahi, siku kanan, lutut kiri, dan punggung serta wajah korban berlumuran darah.

Melihat pelaku penganiayaannya semakin brutal, Brigadir Salmun bergegas ke Polsek Amrasi Timur untuk melaporkan kejadian tersebut.
Adapun rekan dari Soni Taopan yang turut melakukan penganiyaan tersebut adalah JS, AS, RT, DS, RT, DS, IT dan DT.
Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H., saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim membenarkan bahwa telah terjadi penganiayaan dan pengeroyokan. Dan masih dalam proses penyelidikan kasus tersebut dengan lakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi yang mengetahui secara pasti kejadian tersebut.
“Iya benar pada Senin pagi (1/1/2024) ada kasus Brigadir Salmun Tnunay yang dipukuli di Kampung Koka, Desa Pakubaun, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Amarasi Timur,” jelasnya.
“Kasus ini sedang kami dalami, dan sedang dalam pemeriksaan beberapa saksi dan saya berharap tidak ada kendala,” imbuhnya.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















