Cuaca Ekstrem Melanda Kabupaten Kupang, Ini Dampak Yang Ditimbulkan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 17 Maret 2024 - 13:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 116 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi, AtlasNews.ID – Cuaca ekstrem yang melanda Nusa Tenggara Timur dalam kurun waktu sepekan mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Kupang.

Hal tersebut dikonfirmasi Kalak BPBD Kabupaten Kupang, Semi Tinenti usai ditemui awak media diruang kerjanya, Jumat (15/03/2024).

Menurut Semi Tinenti, berdasarkan data real dilapangan yang berhasil didata, terdapat 1 orang korban meninggal dunia, 2 orang mengalami luka luka, 343 KK terdampak, 1522 orang terdampak dan 332 unit rumah terendam banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara terperinci, terdapat 48 orang lansia, 2 orang ibu hamil, 19 orang bayi, 10 orang balita terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi.

Dari 332 unit rumah yang terendam sebut Semi Tinenti, tersebar di 3 Kecamatan yakni Kecamatan Sulamu, Kecamatan Kupang Tengah dan Kecamatan Kupang Timur.

Ia mengatakan, pihaknya telah aktif mengimbau masyarakat terkait cuaca ekstrem yang akan terjadi berdasarkan informasi dari BMKG tanggal 8 sampai 14 Maret 2024. BPBD juga mengantisipasi dengan menetapkan status siaga bencana sejak Desember 2023.

“Kami dari BPBD di beberapa kesempatan sangat intens menghimbau masyarakat Kabupaten Kupang lewat media sosial, media grup WhatsApp untuk waspada akan bencana hidrometeorologi yang akan terjadi seperti hujan lebat, angin kencang, longsor, banjir kepada masyarakat,” jelasnya.

Cuaca Ekstrem Melanda Kabupaten Kupang, Ini Dampak Yang Ditimbulkan
Foto: Kepala Pelaksana(Kalak) BPBD Kabupaten Kupang, Semi Tinenti.

Terkait langkah yang dilakukan BPBD pasca bencana hidrometeorologi terjadi, Semi Tinenti mengatakan pihaknya telah memberlakukan keadaan darurat bencana.

Dikatakan, BPBD Kabupaten Kupang juga bekerja sama dengan dinas terkait untuk melakukan evakuasi kepada masyarakat terdampak bencana, menyediakan fasilitas dapur umum dan penyediaan air bersih.

Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Kupang juga telah menyebabkan banjir di beberapa titik di wilayah kabupaten kupang.

“Dampak cuaca ekstrem ini terjadi banjir rob di desa kelapa tinggi, Kecamatan Kupang Tengah, ada 20 unit rumah terendam. Kemudian banjir di Naibonat juga terjadi longsor di wilayah Amarasi,” jelasnya.

Lanjut Semi Tinenti, akibat dari Cuaca Ekstrem yang melanda Kabupaten Kupang juga mengakibatkan jembatan Termanu yang terletak di Kecamatan Amfoang Barat Daya miring dan nyaris roboh.

“Saat dapat informasi dari Camat, kami berupaya koordinasi dengan pihak PUPR Provinsi NTT, untuk meminta tim teknis agar lakukan kajian tentang kondisi jembatan. Kami membutuhkan rekomendasi, apakah jembatan dengan kondisi seperti ini masih bisa dilewati atau tidak dan harus segera diperbaiki demi kepentingan masyarakat,” terangnya.

Baca Juga :  Wapres Gibran Dorong Modernisasi Pertanian di Kabupaten Kupang: "Genjot Produksi demi Swasembada Pangan"

“Ini berhubungan dengan masyarakat yang mengunakan akses jembatan. Mereka tentu punya kebutuhan, bisa saja nekat gunakan akses tersebut,” tambahnya.

Semi Tinenti berharap Dinas PUPR Provinsi NTT dapat secara cepat dan tanggap merespons keadaan yang terjadi sehingga permintaan masyarkat dapat terjawab.

Berita Terkait

Yohanis Mase Buka Suara: “Pansus LKPJ dan Reses Tetap Jalan, Tak Ada Anggaran Ganda!”
Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik
Lagi, Hendrikus Djawa Ditetapkan Sebagai Tersangka: Kini Terjerat Kasus ITE di Polda NTT
Pakar Hukum Soroti Tumpang Tindih Pansus LKPJ dan Reses: “Sah Prosedural, Cacat Tujuan”
Dugaan Anggaran Ganda, Pelaksanaan Reses dan Pansus LKPJ di DPRD Kabupaten Kupang Dipertanyakan
DPRD Kabupaten Kupang Gelar Sidang di Masa Reses, Sah Secara Aturan?
5 Desa di Kupang Barat Belum Tetapkan APBDes, Pemerintah Kecamatan Siapkan Surat Peringatan
BPD dan Pemerintah Desa Tablolong Tetapkan APBDes 2026 Melalui Musyawarah

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:04 WITA

Yohanis Mase Buka Suara: “Pansus LKPJ dan Reses Tetap Jalan, Tak Ada Anggaran Ganda!”

Sabtu, 18 April 2026 - 21:08 WITA

Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik

Sabtu, 18 April 2026 - 10:39 WITA

Lagi, Hendrikus Djawa Ditetapkan Sebagai Tersangka: Kini Terjerat Kasus ITE di Polda NTT

Sabtu, 18 April 2026 - 10:23 WITA

Pakar Hukum Soroti Tumpang Tindih Pansus LKPJ dan Reses: “Sah Prosedural, Cacat Tujuan”

Sabtu, 18 April 2026 - 06:55 WITA

Dugaan Anggaran Ganda, Pelaksanaan Reses dan Pansus LKPJ di DPRD Kabupaten Kupang Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 11:31 WITA

5 Desa di Kupang Barat Belum Tetapkan APBDes, Pemerintah Kecamatan Siapkan Surat Peringatan

Kamis, 16 April 2026 - 11:18 WITA

BPD dan Pemerintah Desa Tablolong Tetapkan APBDes 2026 Melalui Musyawarah

Kamis, 16 April 2026 - 10:30 WITA

Sikapi Polemik Kadus ‘Aktif’ Meski Purna Tugas, Camat Fatuleu Akan Segera Audit Administrasi Desa Tolnaku

Berita Terbaru