Kupang, ATN – Mantan Bupati Kupang periode 2009-2014 dan 2014-2019, Ayub Titu Eki lakukan kompromi diam diam dengan ketua LP2TRI, Hendrikus Djawa soal bantuan seroja.
Hal itu terungkap melalui video viral yang disebarkan oleh Hendrikus Djawa melalui akun Facebook pribadi miliknya di sejumlah grup pada Kamis (27/11/2025) pagi.
Video berdurasi 2 menit 28 detik itu juga tersebar luas diberbagai grup whatsapp hingga memantik berbagai reaksi masyarakat Kabupaten Kupang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Video yang dianggap memperkeruh suasana oleh sebagian komentar pada akun Facebook Hendrikus Djawa itu mempertontonkan percakapan antara Ayub Titu Eki dan ketua LP2TRI melalui panggilan whatsapp.
Dalam percakapan yang tersebar, mantan Bupati Kupang itu melontarkan sejumlah pernyataan kontroversi yang menyebut sejumlah pihak turut terlibat dan menikmati dana seroja seperti Korinus Masneno dan Bupati Kupang saat ini yakni Yosef Lede.
Percakapan keduanya yang divideokan oleh Hendrikus Djawa dan disebarkan tersebut kemudian menjadi viral ketika pernyataan Ayub Titu Eki yang mendorong LP2TRI untuk terus melakukan aksi demontrasi menuntut kejelasan nasib Korban Seroja tahun 2021.
Isi percakapan yang menjadi kompromi Ayub Titu Eki dan Hendrikus Djawa tersebut akan menjadi babak baru.
Dalam percakapan Ayub Titu Eki berkata “Saya kirim itu.. Seolah-olah saya berpihak kepada LP2TRI.
Ayub Titu Eki juga melontarkan pernyataan jika ia telah mengirimkan sejumlah data kepada LP2TRI agar aksi demontrasi terus berlanjut. Dengan tegas politikus Sepuh di Kabupaten Kupang itu juga menyebutkan nama mantan Bupati Korinus Masneno dan Bupati Yosef Lede turut “kecipratan” dana seroja.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
















