Diam Diam Ayub Titu Eki Kompromi Dengan LP2TRI Serang Pemkab Kupang

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 20:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 1,232 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Ada bukti transfer itu paling menarik sudah… saya dari pohon”

Ayub juga menyinggung soal bukti transfer yang disebutkan oleh Ketua LP2TRI sebagai dasar memperkuat argumen terkait dugaan penyimpangan dana.

“Bukti transfer itu paling menarik sudah. Saya akan suarakan itu dan saya akan omong itu Seroja,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan ini memicu spekulasi publik mengenai dokumen yang dimiliki LP2TRI dan klaim Ayub mengenai adanya data atau jaringan informasi yang ia gunakan.
Ayup: “Adik tidak usah bawa nama saya”

Meski terekam memberikan dorongan strategis kepada LP2TRI, Ayub meminta agar namanya tidak dibawa ke ruang publik.

“Adik tidak usah bawah-bawah nama saya… saya omong sebagai orang tua untuk semua,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi media melalui WhatsApp, Ayup Titu Eki memberikan klarifikasi singkat mengenai pernyataannya dalam video.

“Itu karena dia bilang ada bukti transfer, maka be bilang itu berarti kecipratan maka kejar dia to?” tulisnya.

Klarifikasi ini tidak meredakan reaksi publik. Justru semakin banyak pihak mempertanyakan maksud pernyataan tersebut dan apakah dugaan yang disebutkan Ayub memiliki dasar kuat atau hanya spekulasi pribadi.

Viralnya video percakapan tersebut membuka kembali babak baru dalam polemik dana bantuan Seroja yang selama ini menjadi sumber konflik antara masyarakat korban bencana dan pemerintah daerah. Pernyataan Ayub tokoh yang pernah memimpin Kabupaten Kupang selama dua period memiliki bobot politik tersendiri dan berpotensi memicu reaksi dari pihak yang disebutkan, terutama Bupati Yosef Lede.

Hingga artikel ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Kupang, Bupati Yosef Lede, maupun mantan Bupati Korinus Masneno terkait tudingan Ayub Titu Eki dalam video viral tersebut. (***)

Baca Juga :  Komitmen Cegah Stunting, Bank NTT Cabang Oelamasi Bantu 50 Anak Gizi Buruk

Berita Terkait

Dinas Sosial Kabupaten Kupang Bantah Oma Avo Tak Tersentuh Bantuan: “Sudah Tercover BLT Sejak 2020”
Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tampik Tuduhan Anggaran Ganda, Reses dan Pansus LKPJ
Imbas Pemotongan Dana Desa, KPM BLT di Oebelo Dipangkas Drastis Menjadi 15 Orang
Gagal Selesaikan LPJ, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Dinonaktifkan Sementara
Pemdes Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026. Wujud Transparansi dan Keterbukaan Anggaran 
310 Siswa SMP Negeri 1 Kupang Tengah Jalani Ujian Sekolah Berbasis Online.
Yohanis Mase Buka Suara: “Pansus LKPJ dan Reses Tetap Jalan, Tak Ada Anggaran Ganda!”
Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:50 WITA

Dinas Sosial Kabupaten Kupang Bantah Oma Avo Tak Tersentuh Bantuan: “Sudah Tercover BLT Sejak 2020”

Senin, 20 April 2026 - 19:44 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tampik Tuduhan Anggaran Ganda, Reses dan Pansus LKPJ

Senin, 20 April 2026 - 19:13 WITA

Imbas Pemotongan Dana Desa, KPM BLT di Oebelo Dipangkas Drastis Menjadi 15 Orang

Senin, 20 April 2026 - 18:38 WITA

Gagal Selesaikan LPJ, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Dinonaktifkan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 10:45 WITA

Pemdes Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026. Wujud Transparansi dan Keterbukaan Anggaran 

Sabtu, 18 April 2026 - 22:04 WITA

Yohanis Mase Buka Suara: “Pansus LKPJ dan Reses Tetap Jalan, Tak Ada Anggaran Ganda!”

Sabtu, 18 April 2026 - 21:08 WITA

Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik

Sabtu, 18 April 2026 - 10:39 WITA

Lagi, Hendrikus Djawa Ditetapkan Sebagai Tersangka: Kini Terjerat Kasus ITE di Polda NTT

Berita Terbaru