Dalam proses pembahasan, Ketua BPD selaku pimpinan rapat juga menyoroti alokasi 20 persen dan 30 persen untuk ketahanan pangan dan Koperasi merah putih sebagai prioritas utama selain program pembangunan desa berdasarkan APBDes yang telah ditetapkan.
“Prioritas utama dana desa tahun 2025 penanganan kemiskinan ektrim untuk BLT 15 persen ,penguatan ketahanan pangan desa dukungan atas ketersediaan pangan, dukungan terhadap Koperasi Desa Merah Putih, peningkatan layanan kesehatan, pencegahan dan penurunan stunting melalui penyediaan makanam bergizi, dan pembangunan fisik di Desa,” ujar Maxi Ulin.
Pemerintah Kecamatan Kupang Barat melalui Sekertaris Camat Kupang Barat, Evan Sulla dalam kesempatan tersebut menegaskan Pemdes Bolok agar dapat menetapkan program kerja secara bijak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Evan Sulla, program kerja tahun 2025 dan rencana kerja tahun 2026 yang akan dirumuskan dan diputuskan melalui musyawarah harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Saya ingatkan satu hal, program kerja yang diputuskan harus berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan. Prioritaskan yang betul betul adalah kebutuhan masyarakat, agar kesejahteraan terjadi ditengah masyarakat,” ungkapnya.
Ditempat yang sama Kepala Desa Bolok, Melkianus Laiskodat mengatakan, musrenbang desa merupakan forum penting untuk berdiskusi terkait perencanaan serta merumuskan program program pembangunan desa diantaranya infrastruktur, kesehatan Bantuan Langsung Tunai serta ketahanan pangan ditambah lagi dengan Koperasi Desa Merah putih dan Ketahanan Pangan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















