Kisruh DPRD Vs Pemda Kabupaten Kupang Menguat!!! Anis Mase Ajak Cooling Down: Kita Adalah Mitra

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 16:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 477 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, ATN Belakangan ini, kisruh antara DPRD Kabupaten Kupang dan Pemerintah Daerah kian menguat, publik seperti disuguhkan dengan berbagai pemberitaan saling tuding antara Legislatif dan Eksekutif.

Menanggapi kekisruhan yang santer terjadi, salah satu politisi senior asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Johanis Mase angkat bicara.

Ditemui sejumlah awak media di kediamannya, Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur, Senin (02/02/2026) Johanis Mase meminta para anggota DPRD Kabupaten Kupang untuk Cooling Down.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anis Mase yang juga merupakan Ketua Harian Asosiasi DPRD Kabupaten seluruh Indonesia (ADKASI) telah mencermati kisruh antara Pemerintah sebaliknya yang dinilai merupakan kesalahpahaman antar kedua lembaga tersebut.

“Saya menilai itu pernyataan-pernyataan yang dikeluarkan sebenarnya tidak salah, DPRD mengatakan bahwa ini bagian dari fungsi pengawasan, Pemerintah dalam tataran pelaksanaan program juga menjelaskan apa yang sebenarnya dialami oleh pemerintah saat ini. Saya pikir, antara DPRD dan Pemerintah terkait program khusus bicara anggaran tidak ada yang rahasia,” ujar Anis Mase.

Ia juga menyampaikan, DPRD dan Pemerintah Daerah telah menyepakati setiap program dan anggaran melalui mekanisme pembahasan di ruang sidang, jika demikian, tidak boleh lagi ada ruang saling ribut dan menyalahkan.

Baca Juga :  Program Relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor hingga Desember 2025, Didukung Penuh Jasa Raharja

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tampik Tuduhan Anggaran Ganda, Reses dan Pansus LKPJ
Imbas Pemotongan Dana Desa, KPM BLT di Oebelo Dipangkas Drastis Menjadi 15 Orang
Gagal Selesaikan LPJ, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Dinonaktifkan Sementara
Pemdes Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026. Wujud Transparansi dan Keterbukaan Anggaran 
310 Siswa SMP Negeri 1 Kupang Tengah Jalani Ujian Sekolah Berbasis Online.
Yohanis Mase Buka Suara: “Pansus LKPJ dan Reses Tetap Jalan, Tak Ada Anggaran Ganda!”
Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik
Lagi, Hendrikus Djawa Ditetapkan Sebagai Tersangka: Kini Terjerat Kasus ITE di Polda NTT

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:44 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tampik Tuduhan Anggaran Ganda, Reses dan Pansus LKPJ

Senin, 20 April 2026 - 19:13 WITA

Imbas Pemotongan Dana Desa, KPM BLT di Oebelo Dipangkas Drastis Menjadi 15 Orang

Senin, 20 April 2026 - 18:38 WITA

Gagal Selesaikan LPJ, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Dinonaktifkan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 10:45 WITA

Pemdes Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026. Wujud Transparansi dan Keterbukaan Anggaran 

Senin, 20 April 2026 - 10:16 WITA

310 Siswa SMP Negeri 1 Kupang Tengah Jalani Ujian Sekolah Berbasis Online.

Sabtu, 18 April 2026 - 21:08 WITA

Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik

Sabtu, 18 April 2026 - 10:39 WITA

Lagi, Hendrikus Djawa Ditetapkan Sebagai Tersangka: Kini Terjerat Kasus ITE di Polda NTT

Sabtu, 18 April 2026 - 10:23 WITA

Pakar Hukum Soroti Tumpang Tindih Pansus LKPJ dan Reses: “Sah Prosedural, Cacat Tujuan”

Berita Terbaru