Jakarta, AtlasNews. ID – Resmi! Pemerintah melalui Kementrian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) menetapkan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 jatuh pada tanggal 10 April 2024. Hal tersebut diumumkan langsung oleh Mentri Agama dalam konferensi Pers Sidang isbat yang digelar di Auditorium HM. Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Selasa (09/05/2024) malam.
Dalam Sidang Isbat yang juga dihadiri oleh pimpinan Majelis Ulama Indonesia, Komisi VIII DPR RI, Dirjen Bimas Islam dan perwakilan ormas islam seluruh indonesia serta undangan delegasi negara sahabat.
Dalam Konferensi Pers yang dipimpin Mentri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas hasil Sidang Isbat yang menetapkan hari raya Idul Fitri jatuh pada 10 April 2024 besok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penentuan hari raya Idul Fitri 2024 menggunakan dua metode, yakni hisab dan rukyat. Metode ini sudah digunakan Pemerintah dan juga ormas islam seperti Nahdatul Ulama (NU) sejak lama,” jelas Mentri Yaqut.
Lanjut Mentri Yaqut, keputusan tersebut diambil setelah Kemenag RI lebih dulu melakukan seminar pemaparan posisi hilal yang secara berkelanjutan disampaikan oleh tim Hisab Rukyat Kemenag.
Berdasarkan pemantauan tim di 120 titik di seluruh Indonesia, posisi Hilal terlihat setelah matahari terbenam dan masuk kriteria tinggi minimum tiga derajat dan elongasi 6,4 derajat.

“Posisi Hilal, disampaikan dari 120 titik di setiap titik pemantauan oleh Kemenag berada pada ketinggian berkisar, 4 derajat 52,71 menit sampai dengan 7 derajat 37,84 menit. Dan sudut elongasi berkisar 8 derajat 23,68 menit sampai 10 derajat 12,94 menit,” jelas Yaqut.
Dikatakan, sesuai kriteria tinggi bulan yang juga disepakati oleh Mentri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia dan Singapura (MABIMS).

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















