Dengan hadirnya ikon spiritual ini, Pulau Semau diproyeksikan bertransformasi dari kawasan pesisir biasa menjadi destinasi wisata religi global yang menyerap tenaga kerja lokal dan mendongkrak PAD dari sektor pariwisata secara signifikan.
Membuka Gerbang Pesisir: Dermaga Rakyat Bolok Menghubungkan Antar-Pulau
Konektivitas antar-wilayah pesisir menjadi kunci utama meretas ketimpangan ekonomi. Memahami hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Kupang meresmikan peletakan batu pertama pembangunan Dermaga Rakyat di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Selasa 13 Oktober 2026 dengan nilai investasi sebesar Rp 8,6 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembangunan dermaga rakyat ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi. Selain memperdekat dan mempermudah akses pelayanan pelayaran menuju Pulau Semau, dermaga ini memposisikan Kecamatan Kupang Barat sebagai pintu masuk utama (gateway) wilayah Kabupaten Kupang.
Dengan keterhubungan yang makin lancar, sektor perikanan dan pariwisata pesisir akan tergenjot pesat. Aktivitas perdagangan dan arus transportasi barang maupun penumpang kini memiliki sarana yang lebih representatif, aman, dan efisien, yang pada akhirnya memberi dampak instan pada kenaikan ekonomi masyarakat pesisir serta kontribusi PAD Murni daerah.
Kemandirian Ekonomi Noelbaki: Memutus Ketergantungan dan Menguasai Perdagangan Ikan
Sektor kelautan dan perikanan merupakan potensi terbesar Kabupaten Kupang yang selama ini belum terkelola secara maksimal. Menjawab tantangan tersebut, Bupati Yosef Lede melangkah mantap dengan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan Kampung Nelayan Modern di Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Jumat 16 Oktober 2026.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















