Pemuda Fatumnasi Dapat Pelatihan Bahasa Inggris dan Kearifan Lokal: Langkah Maju untuk Kembangkan Potensi Desa

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 November 2024 - 10:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 95 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

So’e, AtlasNews. ID – Sebagai bagian dari upaya untuk mengembangkan Desa Wisata di Fatumnasi, maka Dosen UPG 1945 NTT menggelar pelatihan bahasa inggris dan paket kearifan lokal bagi kelompok Sadar Wisata. Kegiatan ini merupakan program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) yang bertajuk Peningkatan SDM Pelaku Wisata melalui Pelatihan Bahasa Inggris dan Paket Kearifan Lokal dalam Mengembangkan Desa Wisata Fatumnasi.

Kegiatan ini digelar dalam tiga hari, yakni dari tanggal 8-11 Oktober 2024 di Fatumnasi, Kecamatan Fatumnasi, Kabupaten Timor Tengah Selatan, yang melibatkan 30 orang, diantaranya pemuda/pemudi dan perwakilan pengrajin tenun ikat, yang tergabung dalam kelompok sadar wisata (Pokdarwis) desa Fatumnasi.

Oce A. Langkameng, S.Pd.,M.Hum ketua tim kegiatan tersebut memgatakan, Desa Fatumnasi sejauh terkenal karena keindahan alam dan kekayaan budayanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat di desa ini memiliki keterikatan kekerabatan yang kuat, dalam mempertahankan adat istiadat dan menganggap pendatang sebagai keluarga. Selain itu, Desa ini juga memiliki potensi wisata alam pegunungan dan budaya, seperti tarian dan kuliner lokal dari Suku Dawan.

“Dengan demikian, sebagai pilot project dalam pengembangan desa wisata berkelanjutan, maka diperlukan sumber daya manusia yang kompeten untuk mengelola potensi tersebut. Akan tetapi, tantangan yang dihadapi Pokdarwis Fatumnasi saat ini bahwa ketidakmampuan mereka dalam berkomunikasi bahasa Inggris dan minimnya pengetahuan dalam memanfaatkan potensi kearifan lokal yang dimiliki”, ujarnya.

“Oleh karena itu, tim PKM dari Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT dan Pokdarwis desa Fatumnasi bersepakat dalam menentukan prioritas solusi, yakni melakukan pelatihan bahasa Inggris dan edukasi budaya guna mengenali serta memanfaatkan potensi kearifan lokal yang ada”, tambahnya.

Lebih lanjut dijelaskan, Metode metode yang diterapkan dalam sesi ini antara lain, pembelajaran interaktif melalui role play, latihan kelompok kecil untuk meningkatkan kepercayaan diri berbicara.

Sedangkan materi yang disuguhkan untuk pengetahuan kearifan lokal difokuskan pada kegiatan menenun, di mana di awali dengan presentasi oleh narasumber yang ahli di bidang budaya, diskusi kelompok untuk menggali ide pengembangan tenun ikat sebagai salah satu kearifan lokal masyarakat Fatumnasi.

Selanjutnya, pada tahap akhir dilakukan praktik lapangan dan yang dilakukan pada kegiatan ini antara lain, Simulasi dan unjuk kerja.

Dimana pada sesi ini, Peserta membagi diri menjadi kelompok untuk mempresentasikan potensi wisata yang mereka tawarkan.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi, Jasa Raharja dan Tim Pembina Samsat TTS Gelar Apel Kendaraan Dinas Pemkab

Berita Terkait

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu
Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!
Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026
Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima
Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!
Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis
SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 
Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:28 WITA

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:00 WITA

Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:08 WITA

Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:10 WITA

Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WITA

Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:50 WITA

SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:18 WITA

Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”

Berita Terbaru