Tuntut Kejelasan Status Honorer, Sejumlah Guru Kode R3 Bertemu Staf Khusus Bupati Kupang

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 8 Juli 2025 - 06:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 1,880 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, ATN Belum tuntasnya penyelesaian status kepegawaian bagi tenaga honorer kategori R2 dan R3 kembali memicu gelombang protes dan ketidakpuasan sejumlah guru di Kabupaten Kupang.

Dalam upaya mengejar kepastian nasib para guru yang telah mengabdi hingga belasan tahun, sejumlah honorer kode R3 menggelar audensi bersama staf Bupati Kupang, Siprianus Klau, S.H., pada Senin (07/07/2025)

Puluhan guru honorer dari berbagai sekolah tingkat SD dan SMP di Kabupaten Kupang itu, juga mendapat kesempatan menyampaikan keluh kesah di hadapan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang, Eliazer Teuf, dan Plt. Kepala Dinas BKPSDM, Adi Lona.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Juru bicara forum guru Honorer kode R3 Kabupaten Kupang, Jhon Manek menjelaskan bahwa kehadiran dirinya bersama puluhan guru lainnya untuk menyampaikan keluh kesah mereka langsung di hadapan Pemerintah Kabupaten Kupang.

“Kami ini adalah guru mata pelajaran yang telah mengajar selama belasan tahun, dan terdata di BKN, mengikuti ujian seleksi PPPK tahap 1 tetapi tidak mendapat formasi. Kami kesini untuk menyampaikan isi hati kami, dan kepastian nasib kami”, jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jhon Manek juga menyampaikan beberapa poin penting tentang ketidakjelasan pembukaan formasi dalam seleksi PPPK tahap 1 yang terkesan merugikan para guru terutama guru mata pelajaran.

Baca Juga :  Dapat Apresiasi dan Dukungan Masyarakat, Yupiter Loinati Siap Maju Sebagai Calon Anggota DPRD Kabupaten Kupang.

Berita Terkait

Aspal Pertama Setelah 45 Tahun: Kisah Haru Warga Dusun 5 Nunsaen dan Jejak Anis Mase
Sinergi 3 Pilar Terjalin, Warga Desa Nunsaen Gelar Perbaikan Jalan Trans Fatuleu
Jasa Raharja Perkuat Sinergi Tim Pembina Samsat NTT guna Optimalkan PAD dan Layanan Publik
Jasa Raharja Rampungkan Penyerahan Santunan bagi 16 Korban Meninggal Dunia Kecelakaan KRL Bekasi
Tingkatkan Kepatuhan Pajak, Operasi Gabungan Digelar di Simpang Wailolu Sumba Tengah
Pemerintah Desa Tesabela Salurkan BLT Dana Desa Tahap Pertama Tahun 2026 kepada 15 KPM
Warga Tesabela Hibahkan Lahan 750M2 untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
Pemangku Kepentingan TTU Matangkan Rencana Penerapan Pergub 13 untuk Optimalisasi Pajak Kendaraan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:31 WITA

Aspal Pertama Setelah 45 Tahun: Kisah Haru Warga Dusun 5 Nunsaen dan Jejak Anis Mase

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:21 WITA

Sinergi 3 Pilar Terjalin, Warga Desa Nunsaen Gelar Perbaikan Jalan Trans Fatuleu

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:58 WITA

Jasa Raharja Perkuat Sinergi Tim Pembina Samsat NTT guna Optimalkan PAD dan Layanan Publik

Kamis, 30 April 2026 - 17:24 WITA

Jasa Raharja Rampungkan Penyerahan Santunan bagi 16 Korban Meninggal Dunia Kecelakaan KRL Bekasi

Kamis, 30 April 2026 - 11:35 WITA

Pemerintah Desa Tesabela Salurkan BLT Dana Desa Tahap Pertama Tahun 2026 kepada 15 KPM

Kamis, 30 April 2026 - 11:16 WITA

Warga Tesabela Hibahkan Lahan 750M2 untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih

Rabu, 29 April 2026 - 10:43 WITA

Pemangku Kepentingan TTU Matangkan Rencana Penerapan Pergub 13 untuk Optimalisasi Pajak Kendaraan

Rabu, 29 April 2026 - 07:48 WITA

Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban Kecelakaan Kereta Bekasi dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Berita Terbaru