Warga Sumlili Blokir Jalan, Camat Kupang Barat Dorong Upaya Musyawarah Mufakat. Perbaikan Darurat Bakal Dikebut!!!

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 19:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 276 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, ATN Akses transportasi di Desa Sumlili, Kecamatan Kupang Barat, akhirnya kembali normal setelah sempat lumpuh total akibat aksi blokade jalan oleh warga setempat.

Protes ini dipicu oleh kekecewaan mendalam masyarakat terhadap kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah akibat aktivitas kendaraan berat milik perusahaan galian C.

Aksi Protes dan Blokade Jalan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak Rabu pagi, puluhan warga Desa Sumlili, dusun 1 dan 2 turun ke jalan dan memasang pagar pembatas serta batu-batu besar di titik-titik kerusakan terparah.

Warga mengeluhkan debu tebal saat musim kemarau dan kubangan lumpur saat hujan yang membahayakan keselamatan pengendara, terutama anak sekolah dan petani.

“Kami sudah cukup sabar. Jalan ini dibangun untuk mobilitas warga, bukan untuk dihancurkan oleh truk-truk besar yang mengangkut material tanpa peduli perawatan jalan,” ujar salah satu warga dalam aksi tersebut.

Pertemuan Mediasi di Lokasi dan Akses Jalan Dibuka

Merespons situasi yang memanas, Pemerintah Kecamatan Kupang Barat bergerak cepat dengan menginisiasi pertemuan mediasi.

Pertemuan yang berlangsung di lokasi penutupan jalan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak pemangku kepentingan guna mencari solusi permanen.

Baca Juga :  Jurnalis Chris M. Bani Daftar Bakal Calon Wakil Bupati Kupang Dari Partai Nasdem Untuk Pilkada 2024

Berita Terkait

Aspal Pertama Setelah 45 Tahun: Kisah Haru Warga Dusun 5 Nunsaen dan Jejak Anis Mase
Sinergi 3 Pilar Terjalin, Warga Desa Nunsaen Gelar Perbaikan Jalan Trans Fatuleu
Jasa Raharja Perkuat Sinergi Tim Pembina Samsat NTT guna Optimalkan PAD dan Layanan Publik
Jasa Raharja Rampungkan Penyerahan Santunan bagi 16 Korban Meninggal Dunia Kecelakaan KRL Bekasi
Tingkatkan Kepatuhan Pajak, Operasi Gabungan Digelar di Simpang Wailolu Sumba Tengah
Pemerintah Desa Tesabela Salurkan BLT Dana Desa Tahap Pertama Tahun 2026 kepada 15 KPM
Warga Tesabela Hibahkan Lahan 750M2 untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
Pemangku Kepentingan TTU Matangkan Rencana Penerapan Pergub 13 untuk Optimalisasi Pajak Kendaraan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:31 WITA

Aspal Pertama Setelah 45 Tahun: Kisah Haru Warga Dusun 5 Nunsaen dan Jejak Anis Mase

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:21 WITA

Sinergi 3 Pilar Terjalin, Warga Desa Nunsaen Gelar Perbaikan Jalan Trans Fatuleu

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:58 WITA

Jasa Raharja Perkuat Sinergi Tim Pembina Samsat NTT guna Optimalkan PAD dan Layanan Publik

Kamis, 30 April 2026 - 17:24 WITA

Jasa Raharja Rampungkan Penyerahan Santunan bagi 16 Korban Meninggal Dunia Kecelakaan KRL Bekasi

Kamis, 30 April 2026 - 11:35 WITA

Pemerintah Desa Tesabela Salurkan BLT Dana Desa Tahap Pertama Tahun 2026 kepada 15 KPM

Kamis, 30 April 2026 - 11:16 WITA

Warga Tesabela Hibahkan Lahan 750M2 untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih

Rabu, 29 April 2026 - 10:43 WITA

Pemangku Kepentingan TTU Matangkan Rencana Penerapan Pergub 13 untuk Optimalisasi Pajak Kendaraan

Rabu, 29 April 2026 - 07:48 WITA

Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban Kecelakaan Kereta Bekasi dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Berita Terbaru