Dorong Produktivitas Ekonomi Dan Jaga Populasi Sapi, HP2SK Kenalkan Program Revolusioner

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 Maret 2025 - 09:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 417 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pengurus dan anggota HP2SK NTT.

Foto: Pengurus dan anggota HP2SK NTT.

Kupang, AtlasNews. ID – Dalam rangka meningkatkan produktifitas dan peningkatan ekonomi para petani dan peternak sapi serta menjaga populasi sapi di Kabupaten Kupang, Himpunan Pengusaha Peternak Sapi dan Kerbau (HP2SK) Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki program baru yang revolusioner.

Program ini digagas untuk memperbaharui sistem lama dibidang peternakan yang digadang gadang mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.

Hal ini disampaikan langsung oleh Pembina HP2SK NTT, Ayub Titu Eki usai berdialog bersama Bupati Kupang pada Senin (10/03/2025) sore.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ayub Titu Eki menjelaskan, program yang digagas oleh HP2SK NTT dinilai cocok untuk mengantikan program peternakan yang selama ini telah digunakan dan belum mampu memberikan dampak apapun kepada Daerah maupun kepada Petani dan Peternak Sapi.

Untuk itu, ungkap mantan Bupati Kupang dua periode ini program baru ini akan menjawab apa yang diinginkan para petani peternak sapi juga akan mengedepankan aspek berkelanjutan dan sebagai wadah menjaga kualitas populasi sapi di Kabupaten Kupang.

“Niat kami hanya satu, yakni untuk merubah cara lama dalam bidang peternakan. HP2SK tidak hanya fokus pada bisnis tapi juga berupaya untuk tetap menjaga kualitas sapi dan paling terpenting menjaga populasi sapi”, ujarnya di aula kantor Bupati Kupang.

Pada kesempatan tersebut, Ayub Titu Eki menjelaskan secara rinci program HP2SK yang akan berfokus pada kualitas dan menjaga populasi sapi betina produktif dengan pembagian 3 Zona yakni Zona A, B dan C.

Baca Juga :  Geram! Penempatan Guru PPPK Sembrono, Bupati Yosef Lede Ancam Copot Kadis Pendidikan

Berita Terkait

Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!
Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis
SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 
Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!
Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”
Sidak Program MBG di SPPG Sillu, Kader Gerindra Temukan Sejumlah Kekurangan
Sidak Dapur MBG Sillu: Pengawasan Lemah.! Diduga Jadi Tempat Miras dan Karaoke
Kejagung Bongkar Gurita Korupsi MBG: Seret Mantan Kepala BGN dan Modus Afiliasi Yayasan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:35 WITA

Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WITA

Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:50 WITA

SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:18 WITA

Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:13 WITA

Sidak Dapur MBG Sillu: Pengawasan Lemah.! Diduga Jadi Tempat Miras dan Karaoke

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:13 WITA

Kejagung Bongkar Gurita Korupsi MBG: Seret Mantan Kepala BGN dan Modus Afiliasi Yayasan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:54 WITA

Sikap Defensif Pengelola SPPG Sillu Pasca-Sidak: Dugaan Intimidasi Wartawan dan Dalih “Tanggung Jawab Bersama”

Berita Terbaru