“Saat ini jaringan sudah dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk pendidikan, komunikasi antarwarga, hingga pengembangan web site desa,” ujar Inkarianto Christi Saban, Kepala Desa Sasur, Halmahera Barat.
Infrastruktur dan Edukasi
Mengakhiri pertemuan daringnya, Menkomdigi berpesan agar pemanfaatan internet dapat dipergunakan secara bijak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini adalah program keberpihakan pemerintah dan amanah Pak Presiden Prabowo Subianto untuk meneruskan program-program yang baik untuk mendorong transformasi digital bagi masyarakat. Dan tranformasi digital tidak mungkin terjadi tanpa konektivitas yang baik”, jelasnya.
Dalam visi besar Presiden, layanan-layanan publik akan dilakukan secara digital, karena itu perlu mempersiapkan sampai ke pelosok dan pos perbatasan untuk bisa terkoneksi.
“Ini memang menantang karena Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas, dengan lebih dari 13.000 kepulauan juga penduduk salah satu terbesar di dunia. Jadi kita tetap membutuhkan waktu untuk membangun serta melakukan edukasi. Pembangunan infrastruktur harus turun berbarengan dengan edukasi”, tutup Menkomdigi.
Untuk Provinsi NTT, BAKTI Komdigi telah menggelar 584 titik BTS 4G dan USO dan 2691 titik layanan akses internet gratis. Untuk Provinsi Maluku Utara, BAKTI Komdigi telah menggelar 497 titik BTS 4G dan USO dan 687 titik layanan akses internet gratis.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















