Miris, Warga 5 Desa di Takari Keluhkan “Buta” Jaringan: Kami Belum Merdeka Secara Digital

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 10:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 404 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi keterbatasan akses jaringan telekomunikasi.

Foto: ilustrasi keterbatasan akses jaringan telekomunikasi.

Kupang, ATN Di tengah pesatnya transformasi digital nasional, jeritan warga dari pelosok Kabupaten Kupang seolah menjadi pengingat akan adanya ketimpangan pembangunan.

Hingga saat ini, warga di lima desa di wilayah Kecamatan Takari masih terjebak dalam keterbatasan akses jaringan telekomunikasi yang parah.

Kelima desa yang terdampak tersebut adalah Desa Tanini, Kauniki, Benu, Oelnaineno, dan Hueknutu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketertinggalan infrastruktur ini menciptakan ironi yang mendalam bagi ribuan masyarakat setempat yang merasa dianaktirikan oleh kemajuan zaman.

Kondisi ini disuarakan langsung oleh Kepala Desa Hueknutu, Eliakim Oematan yang mewakili aspirasi masyarakat dari desa-desa tetangga.

Menurutnya, akses komunikasi digital bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan sudah menjadi kebutuhan primer bagi keberlangsungan hidup dan pelayanan publik.

“Di saat daerah lain sudah menikmati kecepatan internet untuk belajar dan bekerja, kami di sini masih harus bersusah payah mencari sinyal. Masyarakat mengeluh, mereka merasa belum sepenuhnya ‘merdeka’ karena akses informasi yang selalu terlambat sampai ke desa kami,” ungkap Kepala Desa Hueknutu.

Baca Juga :  Sadis! ST Warga Desa Bokong Kabupaten Kupang Tewas Dibacok, Leher Nyaris Putus

Berita Terkait

Jasa Raharja NTT Salurkan Santunan Rp12,55 Miliar Sepanjang Semester I 2026
Wajah Baru Perayaan Kemerdekaan di Tapal Batas: DPRD Kabupaten Kupang Beri Apresiasi Tinggi untuk Gebrakan Bupati Yosef Lede
Semarak HUT RI ke-81, Pemerintah Kecamatan Takari Gelar Pesta Rakyat dan Aneka Lomba
Wamenhub dan Dirut Jasa Raharja Tinjau Penanganan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di RS PHC Surabaya
Apresiasi Kinerja Camat Kupang Barat, Bupati Yosef Lede: Dedikasi Tanpa Mengenal Waktu
Cemari Laut, Bupati Yosef Lede Akan Tindak Tegas PT Nusalindo
Sinyal Kemesraan Gerindra-PAN Makin Kuat di Kabupaten Kupang: Dari Rakerda hingga Isyarat Politik Dua Periode
Panaskan Mesin Partai, DPD PAN Kabupaten Kupang Lantik Pengurus DPC di 24 Kecamatan 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:46 WITA

Jasa Raharja NTT Salurkan Santunan Rp12,55 Miliar Sepanjang Semester I 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:41 WITA

Wajah Baru Perayaan Kemerdekaan di Tapal Batas: DPRD Kabupaten Kupang Beri Apresiasi Tinggi untuk Gebrakan Bupati Yosef Lede

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:16 WITA

Semarak HUT RI ke-81, Pemerintah Kecamatan Takari Gelar Pesta Rakyat dan Aneka Lomba

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Wamenhub dan Dirut Jasa Raharja Tinjau Penanganan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di RS PHC Surabaya

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:06 WITA

Cemari Laut, Bupati Yosef Lede Akan Tindak Tegas PT Nusalindo

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:49 WITA

Sinyal Kemesraan Gerindra-PAN Makin Kuat di Kabupaten Kupang: Dari Rakerda hingga Isyarat Politik Dua Periode

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:39 WITA

Panaskan Mesin Partai, DPD PAN Kabupaten Kupang Lantik Pengurus DPC di 24 Kecamatan 

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:49 WITA

Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Direksi Jasa Raharja Tinjau Korban dan Pastikan Penjaminan Santunan

Berita Terbaru