Lebih lanjut, Peter mengatakan jika biaya perbaikan masih menjadi tanggung jawab kontraktor pelaksana.
Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan penyebab robohnya plafon di salah satu ruangan.
“Robohnya plafon diakibatkan oleh rembesan air secara terus menerus pada titik yang sama. Plafon yang berbahan gipsum jika terus terkena rembesan air akan mengalami perubahan volume berat, ini saya duga sebagai salah satu penyebab”, jelasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepada media ini, Peter mengungkapkan jika pekerja telah menutup celah rembesan air dan menambah serta memperkokoh penyangga plafon.
Ruangan Pj. Kapustu yang semula berantakan dan dipenuhi puing sisa gipsum kembali seperti semula dan berdasarkan pantauan media ini, pekerjaan perbaikan telah rampung.
Halaman : 1 2

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















