Sementara itu, warga lainnya menyoroti kelalaian yang dilakukan oleh BPD Desa Oebelo.
“Ini terkesan dibiarkan, BPD seperti lalai dalam persoalan ini,” ujarnya dengan nada tegas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Desakan Audit Inspektorat
Masyarakat mengkhawatirkan adanya “titik buta” dalam pengawasan pembangunan desa selama periode ini.
Sebagai bentuk tindak lanjut, warga mendesak pihak Inspektorat Daerah untuk turun tangan melakukan audit investigatif.
Klarifikasi Ketua BPD: “Kami Akui Keliru”
Menanggapi gejolak tersebut, Ketua BPD Desa Oebelo, Armindo Goncalves memberikan pernyataan terbuka.
Ia tidak menampik adanya rangkap jabatan tersebut, namun ia berdalih bahwa situasi ini terjadi karena ketidaktahuan dan kurangnya arahan dari pihak pemerintah desa sebelumnya.
Ia menjelaskan jika oknum tersebut diketahui telah mengundurkan diri sejak tanggal 17 Februari 2026.
“Kami mengakui ada kekeliruan dalam struktur organisasi kami. Namun, perlu kami luruskan bahwa sejak awal proses pengangkatan, persoalan ini sudah kami konsultasikan dan tanyakan langsung kepada Mantan Sekretaris Desa saat itu,” ungkap Ketua BPD.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















