Warga Sumlili Blokir Jalan, Camat Kupang Barat Dorong Upaya Musyawarah Mufakat. Perbaikan Darurat Bakal Dikebut!!!

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 19:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 285 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, ATN Akses transportasi di Desa Sumlili, Kecamatan Kupang Barat, akhirnya kembali normal setelah sempat lumpuh total akibat aksi blokade jalan oleh warga setempat.

Protes ini dipicu oleh kekecewaan mendalam masyarakat terhadap kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah akibat aktivitas kendaraan berat milik perusahaan galian C.

Aksi Protes dan Blokade Jalan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak Rabu pagi, puluhan warga Desa Sumlili, dusun 1 dan 2 turun ke jalan dan memasang pagar pembatas serta batu-batu besar di titik-titik kerusakan terparah.

Warga mengeluhkan debu tebal saat musim kemarau dan kubangan lumpur saat hujan yang membahayakan keselamatan pengendara, terutama anak sekolah dan petani.

“Kami sudah cukup sabar. Jalan ini dibangun untuk mobilitas warga, bukan untuk dihancurkan oleh truk-truk besar yang mengangkut material tanpa peduli perawatan jalan,” ujar salah satu warga dalam aksi tersebut.

Pertemuan Mediasi di Lokasi dan Akses Jalan Dibuka

Merespons situasi yang memanas, Pemerintah Kecamatan Kupang Barat bergerak cepat dengan menginisiasi pertemuan mediasi.

Pertemuan yang berlangsung di lokasi penutupan jalan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak pemangku kepentingan guna mencari solusi permanen.

Baca Juga :  Jasa Raharja Pastikan Kesiapsiagaan Petugas di Jawa Timur lewat Peninjauan ke Pos Pelayanan Terpadu 

Berita Terkait

Mengenal Kleptomania: Gangguan Kontrol Impuls yang Bukan Sekadar Aksi Kriminal
Bupati Kupang Bersikap Tegas: SPPG Tablolong Terancam Ditutup Buntut Keracunan Makanan
Memperkuat Sinergi, Bupati Kupang Dorong Peran Strategis Lembaga Adat dalam Pembangunan Desa
Musdes Penetapan APBDes 2026 Desa Sumlili Resmi Digelar, Tekankan Transparansi dan Kedisiplinan
Transformasi Pertanian di Kupang: Tradisional Menuju Modernisasi. Dari Era Manual Ke Era Combine
Tepis Isu Bisnis, Sesama Pengelola Combine Harvester Berikan Klarifikasi
Penyebab Keracunan Siswa SDN Onitua Belum Terungkap, Dinkes Kupang: Tunggu Hasil Lab
Perkuat Budaya Keselamatan, Jasa Raharja dan Korlantas Gandeng Komunitas Pengemudi Sosialisasikan Fitur Lapor Laka

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:30 WITA

Mengenal Kleptomania: Gangguan Kontrol Impuls yang Bukan Sekadar Aksi Kriminal

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:59 WITA

Bupati Kupang Bersikap Tegas: SPPG Tablolong Terancam Ditutup Buntut Keracunan Makanan

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:22 WITA

Memperkuat Sinergi, Bupati Kupang Dorong Peran Strategis Lembaga Adat dalam Pembangunan Desa

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:22 WITA

Musdes Penetapan APBDes 2026 Desa Sumlili Resmi Digelar, Tekankan Transparansi dan Kedisiplinan

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:38 WITA

Transformasi Pertanian di Kupang: Tradisional Menuju Modernisasi. Dari Era Manual Ke Era Combine

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:16 WITA

Penyebab Keracunan Siswa SDN Onitua Belum Terungkap, Dinkes Kupang: Tunggu Hasil Lab

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:25 WITA

Perkuat Budaya Keselamatan, Jasa Raharja dan Korlantas Gandeng Komunitas Pengemudi Sosialisasikan Fitur Lapor Laka

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:33 WITA

Progres APBDes Kupang Tengah: 2 Desa Masuk Tahap Dua, Camat Yuni Padja Ingatkan Segera Selesaikan SPJ

Berita Terbaru