Resmi Dilantik! Yosef Lede Dan Aurum Titu Eki Berhasil Runtuhkan Hegemoni Dan Oligarki

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 21 Februari 2025 - 07:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 899 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati dan Wakil Bupati Kupang.

Foto: Bupati dan Wakil Bupati Kupang.

Strategi Politik Yosef-Aurum

Yosef Lede sangatlah pantas disebut sebagai sang penakluk. Betapa tidak, empat kali terjun dalam perhelatan politik praktis, Yosef Lede berhasil memenangkan “pertandingan” itu. Tiga kali menang sebagai anggota DPRD Kabupaten Kupang dan sekali menjadi anggota DPRD NTT walaupun kemudian mundur dan mencalonkan diri sebagai calon Bupati Kupang.

Resmi Dilantik! Yosef Lede Dan Aurum Titu Eki Berhasil Runtuhkan Hegemoni Dan Oligarki
Foto: Bupati dan Wakil Bupati Kupang.

Perlu diingat bahwa empat kali menang, ternyata mayoritas pemilih dan pendukung Yosef Lede datang dari basis akar rumput dengan mayoritasnya merupakan pendukung fanatik yang berasal dari suku mayoritas itu. Yosef Lede ternyata berhasil merawat kepercayaan konstitusional dari rakyat terhadanya dengan berbuat nyata bagi rakyat di daerah pemilihannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan Aurum Obe Titu Eki walau secara politik masih hijau, tetapi kepolosan, kepolosan, kejujuran serta pendekatan versi anak muda membuatnya tidak canggung bila berhadapan dengan berbagi kalangan rakyat. Putri kandung Ayub Titu Eki Bupati Kupang dua periode ternyata berhasil meramu kepolosan berpolitiknya menjadi kekuatan tersembunyi yang mampu menjadi senjata baru.

Kedua calon pemimpin ini kemudian menemukan formula tepat sebagai kekuatan terselubung untuk memperoleh dukungan mayoritas rakyat, diantaranya :

1. Mempercayakan seluruh proses Pilkada kepada TUHAN sang Empunya kehidupan. Bahwa manusia boleh saja meragukan tetapi jika sudah digariskan oleh Sang Pencipta maka tidak ada satu hal pun yang mustahil untuk digapai.

2. Cara berkampanye pun menjadi sorotan hingga pernah diklaim bahwa kampanye Yosef Lede dan Aurum Obe Titu Eki paling menyenangkan. Ada pendidikan politik kepada akar rumput setiap kali turun berkampanye, memberikan pemahaman politik yang benar sehingga rakyat tidak memilih karena isu primordial, janji bohong semata, tetapi memilih karena suka dengan program kerja

3. Visi Misi keduanya tersusun secara sistematis dan diberikan berupa catatan kepada rakyat setiap kali berkesamoatan bertemu. Kampanye keduanya lebih fokus untuk membedah visi dan misi serta program kerja ketimbang membuang-buang waktu berbicara soal keburukan calon lainnya.

4. Jaringan partai politik pendukung yakni Partai Gerindra, PSI, Gelora, Garuda, Prima. Semua parpol pendukung merupakan anggota koalisi Nasional Indonesia Maju (KIM) yang terlah berhasil memenangkan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI.

5. Konektifitas antara daerah dan pemerintah pusat dan pemerintah NTT. Kemenangan GEMOY membuat jalur koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat kian dekat.

Baca Juga :  Melalui Program Asta Rinja: Peningkatan Kinerja Organisasi, Legitimasi dan Reputasi Menuju Perubahan

6. Selalu mengandalkan kerja-kerja terbaik dari tim pemenangan, tim keluarga dan tim partai politik. Seluruh Tim berkerja denganhati nurani dan tidak mengandalkan materi atau uang sebagai daya dorong.

7. Anti politik uang dimana pasangan ini tidak didukung oleh para cukong atau pemodal besar sehingga dengan kekuatan finansial yang minim, politik uang bukanlah cara yang ditempuh.

Berita Terkait

“Terimakasih Hamba Tuhan, Bapa Bupati Kabupaten Kupang “
Melalui Program Asta Rinja: Peningkatan Kinerja Organisasi, Legitimasi dan Reputasi Menuju Perubahan
Transformasi Ekonomi dan Industrialisasi Nusa Tenggara Timur: Tantangan dan Solusi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Ormas Dan Klaim Palsu: Ancaman Bagi Kepercayaan Program Unggulan Prabowo-Gibran
Pemuda sebagai Motor Perubahan: Menjawab Tantangan Menuju Indonesia Emas 2045
Transparansi Demokrasi Tercoreng Sikap KPU Kabupaten Kupang. Kebebasan Pers Dibungkam
Ketahanan Pangan Terancam, Petani Tenggelam dalam Peradaban di Tengah Kemerdekaan
Kecepatan dan Kontroversi RUU Pilkada 2024: Menyoroti Proses Legislasi DPR, Putusan MK, dan Respon Masyarakat

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:35 WITA

Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WITA

Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:50 WITA

SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:18 WITA

Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:13 WITA

Sidak Dapur MBG Sillu: Pengawasan Lemah.! Diduga Jadi Tempat Miras dan Karaoke

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:13 WITA

Kejagung Bongkar Gurita Korupsi MBG: Seret Mantan Kepala BGN dan Modus Afiliasi Yayasan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:54 WITA

Sikap Defensif Pengelola SPPG Sillu Pasca-Sidak: Dugaan Intimidasi Wartawan dan Dalih “Tanggung Jawab Bersama”

Berita Terbaru