Strategi Politik Yosef-Aurum
Yosef Lede sangatlah pantas disebut sebagai sang penakluk. Betapa tidak, empat kali terjun dalam perhelatan politik praktis, Yosef Lede berhasil memenangkan “pertandingan” itu. Tiga kali menang sebagai anggota DPRD Kabupaten Kupang dan sekali menjadi anggota DPRD NTT walaupun kemudian mundur dan mencalonkan diri sebagai calon Bupati Kupang.

Perlu diingat bahwa empat kali menang, ternyata mayoritas pemilih dan pendukung Yosef Lede datang dari basis akar rumput dengan mayoritasnya merupakan pendukung fanatik yang berasal dari suku mayoritas itu. Yosef Lede ternyata berhasil merawat kepercayaan konstitusional dari rakyat terhadanya dengan berbuat nyata bagi rakyat di daerah pemilihannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sedangkan Aurum Obe Titu Eki walau secara politik masih hijau, tetapi kepolosan, kepolosan, kejujuran serta pendekatan versi anak muda membuatnya tidak canggung bila berhadapan dengan berbagi kalangan rakyat. Putri kandung Ayub Titu Eki Bupati Kupang dua periode ternyata berhasil meramu kepolosan berpolitiknya menjadi kekuatan tersembunyi yang mampu menjadi senjata baru.
Kedua calon pemimpin ini kemudian menemukan formula tepat sebagai kekuatan terselubung untuk memperoleh dukungan mayoritas rakyat, diantaranya :
1. Mempercayakan seluruh proses Pilkada kepada TUHAN sang Empunya kehidupan. Bahwa manusia boleh saja meragukan tetapi jika sudah digariskan oleh Sang Pencipta maka tidak ada satu hal pun yang mustahil untuk digapai.
2. Cara berkampanye pun menjadi sorotan hingga pernah diklaim bahwa kampanye Yosef Lede dan Aurum Obe Titu Eki paling menyenangkan. Ada pendidikan politik kepada akar rumput setiap kali turun berkampanye, memberikan pemahaman politik yang benar sehingga rakyat tidak memilih karena isu primordial, janji bohong semata, tetapi memilih karena suka dengan program kerja
3. Visi Misi keduanya tersusun secara sistematis dan diberikan berupa catatan kepada rakyat setiap kali berkesamoatan bertemu. Kampanye keduanya lebih fokus untuk membedah visi dan misi serta program kerja ketimbang membuang-buang waktu berbicara soal keburukan calon lainnya.
4. Jaringan partai politik pendukung yakni Partai Gerindra, PSI, Gelora, Garuda, Prima. Semua parpol pendukung merupakan anggota koalisi Nasional Indonesia Maju (KIM) yang terlah berhasil memenangkan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI.
5. Konektifitas antara daerah dan pemerintah pusat dan pemerintah NTT. Kemenangan GEMOY membuat jalur koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat kian dekat.
6. Selalu mengandalkan kerja-kerja terbaik dari tim pemenangan, tim keluarga dan tim partai politik. Seluruh Tim berkerja denganhati nurani dan tidak mengandalkan materi atau uang sebagai daya dorong.
7. Anti politik uang dimana pasangan ini tidak didukung oleh para cukong atau pemodal besar sehingga dengan kekuatan finansial yang minim, politik uang bukanlah cara yang ditempuh.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















