Menurutnya, apa yang terjadi di Tolnaku adalah bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih mendarah daging di Kabupaten Kupang.
“Terus terang, saya merasa bangga dengan pemikiran masyarakat Desa Nunsaen yang luar biasa. Terjadi kolaborasi antara gereja, masyarakat, dan Pemerintah Desa Nunsaen yang disponsori oleh Jemaat Dian Nunsaen. Mereka berpikir untuk ikut membantu pemerintah,” ujar Anis Mase di sela-sela kegiatan.
Kerusakan jalan tersebut diakui Mase sebagai akibat dari cuaca ekstrem dan curah hujan yang tinggi. Mengingat jalan ini merupakan akses satu-satunya bagi mobilitas warga, perbaikan darurat menjadi harga mati agar nadi perekonomian tidak terputus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski gerakan ini dimulai dari inisiatif warga, Anis Mase tidak lupa memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Kupang, khususnya Penjabat Bupati Kupang beserta jajaran Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Ia menyebutkan bahwa pemerintah merespons cepat dengan menyediakan alat berat untuk mendukung swadaya masyarakat.
“Saya selaku Ketua Fraksi PDIP menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kupang. Ini membuktikan bahwa kami di fraksi juga tidak tinggal diam, selalu berkoordinasi sehingga bersama-sama memikirkan kondisi masyarakat saat ini,” tegasnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















