Dalam kesempatan tersebut, Anis Mase juga menitipkan pesan penting bagi seluruh masyarakat di kecamatan lain.
Ia menekankan bahwa di tengah keterbatasan keuangan daerah, partisipasi masyarakat menjadi kunci percepatan pembangunan.
“Kondisi keuangan kita sangat terbatas. Kalau kita hanya menunggu pemerintah turun tangan, itu akan memakan waktu. Inilah bukti nyata, di mana masyarakat bisa membantu, kita bekerja bersama. Jika sudah di luar kemampuan masyarakat, barulah pemerintah mencari jalan keluar,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia berharap aksi serupa dapat dilakukan sama di Desa Tolnaku, dan ini akan menjadi role model atau contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Kupang. Baginya, ketika gereja, masyarakat, dan pemerintah bahu-membahu, sesulit apa pun medannya, solusi pasti akan ditemukan.
Pengerjaan jalan darurat ini ditutup dengan suasana kebersamaan yang hangat, sebuah pemandangan yang mempertegas bahwa di Amfoang Selatan, gotong royong bukan sekadar slogan, melainkan tindakan nyata.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















