Kepala Desa Nuataus Diduga Lakukan Pungli. Warga Merasa Dirugikan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 22 Oktober 2024 - 10:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 891 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi, AtlasNews. ID – Warga Desa Nuataus, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, merasa dirugikan dengan Kepala Desa, Yurit Manit yang diduga lakukan Pungutan Liar (Pungli) kepada masyarakat dalam setiap pengurusan surat administrasi dan surat keterangan lainnya.

Hal ini diungkapkan oleh warga desa Nuataus yang tidak ingin namanya disebut.

Menurutnya, dalam setiap pengurusan surat yang lakukan oleh warga desa, oknum kades tersebut mematok harga 100 hingga 500 ribu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Contoh saja, waktu saya urus surat keterangan kepemilikan lahan saya diminta bayar 500 ribu, itu hanya surat keterangan saja. Belum urus surat surat yang lain”, ujar salah satu warga kepada media ini, Minggu(20/10/2024).

Dikatakan, pungutan liar tersebut telah menjadi kebiasaan kepala desa sejak tahun 2020.

Meskipun sudah banyak menimbulkan keresahan di kalangan warga desa Nuataus, namun mereka mengakui jika pihaknya tak mampu berbuat banyak.

“Ini sudah lama berjalan, kalau tidak salah dari tahun 2020. Mau urus surat apa apa harus ada uang dulu, alasannya untuk biaya administrasi di desa. Kami mau bicara tapi kami takut di intimidasi”, ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Kupang Optimis Tingkatkan Mutu Pendidikan, 9 Poin Ini Jadi Prioritas

Berita Terkait

Video Kades Diduga Minum Bir di Bali Viral, Kadis PMD dan Perantau Buka Suara!
Menghidupkan Kembali Akar Sejarah Timor: Pemkab Kupang Sukses Gelar Feset Usif Mai Nai Menuju Event Nasional
Menolak Kompromi di Bilik Suara: Kadis PMD Kupang Tegaskan Warga Tak Masuk DPT Dilarang Nyoblos di Pilkades 2026!
Pastikan Pelayanan Medis & Santunan Cepat, Direksi Jasa Raharja Jenguk Korban Kecelakaan Truk Molen di RS Juwita Bekasi
Tragedi Truk Molen di Bekasi: 6 Orang Meninggal Dunia, Jasa Raharja Bergerak Cepat Beri Santunan Korban
Bukan Sekadar Smash dan Bloking: Ketika Turnamen Voli Gerindra Cup 1 ‘Sihir’ Ekonomi Warga Camplong
Siapkan Masa Depan Pegawai, Jasa Raharja NTT Edukasi Pengelolaan Keuangan Bijak dan Berkelanjutan
Semangat Baru Generasi Muda: Wabup Aurum Titu Eki Resmi Buka Jambore Pramuka Cabang VI Kabupaten Kupang 2026

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:45 WITA

Video Kades Diduga Minum Bir di Bali Viral, Kadis PMD dan Perantau Buka Suara!

Selasa, 3 November 2026 - 07:49 WITA

Menghidupkan Kembali Akar Sejarah Timor: Pemkab Kupang Sukses Gelar Feset Usif Mai Nai Menuju Event Nasional

Selasa, 3 November 2026 - 06:59 WITA

Menolak Kompromi di Bilik Suara: Kadis PMD Kupang Tegaskan Warga Tak Masuk DPT Dilarang Nyoblos di Pilkades 2026!

Senin, 2 November 2026 - 17:35 WITA

Tragedi Truk Molen di Bekasi: 6 Orang Meninggal Dunia, Jasa Raharja Bergerak Cepat Beri Santunan Korban

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:19 WITA

Bukan Sekadar Smash dan Bloking: Ketika Turnamen Voli Gerindra Cup 1 ‘Sihir’ Ekonomi Warga Camplong

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:17 WITA

Siapkan Masa Depan Pegawai, Jasa Raharja NTT Edukasi Pengelolaan Keuangan Bijak dan Berkelanjutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:50 WITA

Semangat Baru Generasi Muda: Wabup Aurum Titu Eki Resmi Buka Jambore Pramuka Cabang VI Kabupaten Kupang 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:35 WITA

Perkuat Transparansi dan Layanan, Jasa Raharja dan Bank NTT Gandeng Tangan Optimalkan Tata Kelola Keuangan

Berita Terbaru