Beberapa petinggi PT. PLN (Persero) UPK Timor yang turun ke lokasi sempat beradu argumentasi dengan sejumlah warga. Warga tetap berpendirian teguh tetap inginkan agar jalan sepanjang 2 kilometer segera di perbaiki.
“Sebelum PLN bangun PLTU, jalan kami ini masih bagus karena lapen, tetapi setelah itu jalan ini rusak berat. Untungnya saat ini musim hujan, kalau kemarau sepanjang jalan ini dipenuhi debu, kami sebagai masyarakat yang sengsara”, ujar salah satu warga.
Hingga berita ini di turunkan, dialog masih berlangsung antara sejumlah warga Desa Lifuleo bersama unsur pimpinan PLN diarahkan oleh anggota DPRD Absalom di Kantor Desa Lifuleo di dampingi Kasat Intel Polres Kupang, Iptu Misbar, SH.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Dan masih terjadi perdebatan yang sangat alot antara masyarakat dan PT. PLN (PERSERO), hingga warga desa bersepakat untuk tetap menutup jalan hingga realisasi pembangunan jalan dilakukan.
Halaman : 1 2

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















