Realita Warga Desa di Pelosok Kabupaten Kupang: Terisolasi Sinyal, Akses Informasi Terhambat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 09:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 307 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, ATN Realita warga desa yang berada di wilayah pelosok Kabupaten Kupang sangat memprihatinkan.

Akses komunikasi digital yang memadai kini telah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat, tak terkecuali bagi warga di wilayah pedesaan di Kabupaten Kupang.

Namun, realita di lapangan menunjukkan masih adanya ketimpangan infrastruktur telekomunikasi yang signifikan, yang berdampak langsung pada pelayanan pemerintahan desa dan aktivitas ekonomi warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini disuarakan langsung oleh Kepala Desa Hueknutu, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang yang mewakili aspirasi masyarkat yang juga merupakan keluhan warganya.

Kades Hueknutu, Eliakim Oematan, yang ditemui AtlasNews, Selasa (01/04/2026) mengatakan, keterbatasan jaringan seluler bukan hal baru, melainkan persoalan menahun yang sudah dirasakan sejak teknologi telepon genggam mulai masuk ke wilayah tersebut.

Menurutnya, ketiadaan sinyal yang stabil menciptakan efek domino yang menghambat kemajuan desa di berbagai sektor.

Pihaknya sebagai Pemerintah Desa kerap mengalami Keterlambatan Informasi Pemerintahan.

Aparat desa seringkali terlambat menerima instruksi atau koordinasi penting dari pemerintah pusat maupun kabupaten karena kendala koneksi.

Baca Juga :  Tanggapi Persoalan Desa Oebola, Ketua IKIF Minta DPRD Kabupaten Kupang Turun Tangan

Berita Terkait

FLLAJ Sumba Barat Perkuat Sinergi Lintas Instansi demi Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas
Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Direktur Operasional Jasa Raharja Tinjau Samsat Rajabasa
Nasib SPBU Oekabiti: 4 Tahun Andalkan Genset, PLN Tak Kunjung Datang
2 Pekan Tutup, SPBU Sulamu Dijadwalkan Akan Buka Kembali. Manajemen Ungkap Alasannya.!!
Dua Pekan SPBU Sulamu ‘Mati Suri’, Rakyat Menjerit.!!! Harga Eceran Tembus 20 Ribu
Perdana di Sulamu! Siswa SDN Pitay Sumringah Terima MBG.!
Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu
Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:24 WITA

FLLAJ Sumba Barat Perkuat Sinergi Lintas Instansi demi Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:58 WITA

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Direktur Operasional Jasa Raharja Tinjau Samsat Rajabasa

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:37 WITA

Nasib SPBU Oekabiti: 4 Tahun Andalkan Genset, PLN Tak Kunjung Datang

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:10 WITA

2 Pekan Tutup, SPBU Sulamu Dijadwalkan Akan Buka Kembali. Manajemen Ungkap Alasannya.!!

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:11 WITA

Perdana di Sulamu! Siswa SDN Pitay Sumringah Terima MBG.!

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:28 WITA

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:00 WITA

Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:08 WITA

Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026

Berita Terbaru