Realita Warga Desa di Pelosok Kabupaten Kupang: Terisolasi Sinyal, Akses Informasi Terhambat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 09:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 306 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, ATN Realita warga desa yang berada di wilayah pelosok Kabupaten Kupang sangat memprihatinkan.

Akses komunikasi digital yang memadai kini telah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat, tak terkecuali bagi warga di wilayah pedesaan di Kabupaten Kupang.

Namun, realita di lapangan menunjukkan masih adanya ketimpangan infrastruktur telekomunikasi yang signifikan, yang berdampak langsung pada pelayanan pemerintahan desa dan aktivitas ekonomi warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini disuarakan langsung oleh Kepala Desa Hueknutu, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang yang mewakili aspirasi masyarkat yang juga merupakan keluhan warganya.

Kades Hueknutu, Eliakim Oematan, yang ditemui AtlasNews, Selasa (01/04/2026) mengatakan, keterbatasan jaringan seluler bukan hal baru, melainkan persoalan menahun yang sudah dirasakan sejak teknologi telepon genggam mulai masuk ke wilayah tersebut.

Menurutnya, ketiadaan sinyal yang stabil menciptakan efek domino yang menghambat kemajuan desa di berbagai sektor.

Pihaknya sebagai Pemerintah Desa kerap mengalami Keterlambatan Informasi Pemerintahan.

Aparat desa seringkali terlambat menerima instruksi atau koordinasi penting dari pemerintah pusat maupun kabupaten karena kendala koneksi.

Baca Juga :  DISTANPAN Kabupaten Kupang Gelar Annual Meeting READSI, Upaya Sukseskan Revolusi 5P Dan Perencanaan Pertanian Tahun 2024

Berita Terkait

Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima
Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!
Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis
SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 
Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!
Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”
Sidak Program MBG di SPPG Sillu, Kader Gerindra Temukan Sejumlah Kekurangan
Sidak Dapur MBG Sillu: Pengawasan Lemah.! Diduga Jadi Tempat Miras dan Karaoke

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:10 WITA

Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:35 WITA

Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WITA

Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:50 WITA

SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:18 WITA

Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:35 WITA

Sidak Program MBG di SPPG Sillu, Kader Gerindra Temukan Sejumlah Kekurangan

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:13 WITA

Sidak Dapur MBG Sillu: Pengawasan Lemah.! Diduga Jadi Tempat Miras dan Karaoke

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:13 WITA

Kejagung Bongkar Gurita Korupsi MBG: Seret Mantan Kepala BGN dan Modus Afiliasi Yayasan

Berita Terbaru