Menurutnya, kebutuhan akan koneksi internet yang stabil kini menjadi kebutuhan mendesak bagi wilayah pelosok di Kabupaten Kupang.
Menurut Dedi, saat ini masyarakat dan instansi pemerintah setempat hanya mengandalkan jaringan sementara yang kapasitasnya sangat terbatas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi ini berdampak langsung pada pelayanan publik dan penyebaran informasi di tingkat desa maupun pendidikan.
“Kami saat ini menggunakan jaringan sementara. Informasi untuk sekolah seperti SD, SMP dan SMK di desa kami seringkali terhambat. Padahal, banyak hal-hal besar atau kebutuhan mendesak yang memerlukan respons cepat,” ujar Dedi.
Ia menambahkan bahwa keterbatasan infrastruktur ini sering kali membuat pihak desa terlambat dalam menerima maupun mengirimkan informasi penting kepada pemerintah daerah atau instansi terkait lainnya.
Menyikapi persoalan tersebut, Dedi berharap adanya langkah nyata dari pihak penyedia layanan komunikasi maupun pemerintah pusat dan daerah untuk membangun infrastruktur permanen di wilayah mereka.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















