Selain itu beberapa keperluan untuk transaksi keuangan dan bantuan sosial sering mengalami gangguan atau gagal koneksi (timeout), yang memicu antrean dan ketidakpastian bagi warga.
Masyarakat kesulitan memasarkan hasil bumi atau mengakses informasi harga pasar karena tidak adanya akses internet yang mumpuni.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sekarang ini jaringan internet sudah merupakan kebutuhan pokok. Kami di pemerintah desa sering mengalami keterlambatan informasi, begitu juga masyarakat pada umumnya,” ujar sang Kepala Desa dalam pernyataannya.
Eliakim Oematan yang mewakili seluruh elemen masyarakat, pemerintah desa setempat sangat berharap adanya langkah nyata dari pihak penyedia layanan telekomunikasi, khususnya Telkomsel, untuk membangun infrastruktur base transceiver station (BTS) di wilayah mereka.
Harapan ini didasari oleh keinginan agar warga desa memiliki hak yang sama dalam mengakses informasi secara cepat dan akurat.
“Harapan saya selaku kepala desa mewakili masyarakat, kalau bisa dibangun jaringan di desa kami karena ini merupakan kebutuhan vital,” tegasnya.
Hal senada diungkapkan oleh Dedi Ndun yang merupakan Sekertaris Desa Hueknutu.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















