Wujudkan Budaya Kerja Positif, Jasa Raharja Raih Sertifikasi Internasional GPTW

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 2 Agustus 2024 - 15:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 43 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, AtlasNews.ID –  Jasa Raharja berhasil meraih sertifikasi Great Place to Work (GPTW) dari Great Place to Work Institute. Organisasi riset dan konsultasi global yang berfokus pada pengukuran dan peningkatan budaya kerja perusahaan.

Sertifikasi internasional ini di dapatkan oleh Jasa Raharja melalui serangkaian proses penilaian terhadap budaya dan lingkungan kerja perusahaan termasuk survei pada karyawan.

Direktur utama Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono menyampaikan dalam press release bahwa sertifikasi ini merupakan salah satu bukti nyata pengakuan terhadap komitmen perusahaan dalam menjaga standart tinggi pelayanan melalui peningkatan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sertifikasi ini cerminkan komitmen Jasa Raharja dalam ciptakan tempat kerja yang luar biasa dan pengelolaan human capital yang terbaik”, ujar Rivan kepada media, Selasa (30/07/2024).

Rivan menilai sertifikasi tersebut bukan sekedar pencapaian yang membanggakan tetapi juga jadi salah satu tolak ukur dalam meningkatkan pengalaman kerja seluruh karyawan.

“Kami meyakini bahwa, hubungan kuat antara karyawan dan management akan menciptakan kinerja yang maksimal dan menjadi kebanggaan bagi semua pihak”, ucapnya.

Dijelaskan Rivan, Great Place to Work Institute adalah lembaga yang berdiri sejak tahun 1992 dan telah melakukan survei kepada lebih dari 100 juta responden di puluhan negara.

Lanjut nya, mereka menggunakan survei dan audit mendalam untuk membantu perusahaan menciptakan lingkungan kerja yang positif, produktif, dan memuaskan bagi karyawan.

GPTW institute ungkap Rivan, telah memberikan sertifikasi kepada perusahaan yang berhasil capai standart tinggi dalam budaya kerja, yang membantu mereka menarik dan mempertahankan talenta terbaik, serta meningkatkan reputasi.

Dijelaskan, dalam penilaian GPTW institute berfokus pada tiga pilar utama yakni membangun hubungan kuat antara karyawan, management berdasarkan kepercayaan, mendorong karyawan untuk merasa bangga dengan pekerjaan mereka dan perusahaan tempat mereka bekerja, serta menciptakan rasa kebersamaan dan kolaborasi di antar karyawan. (*)

Baca Juga :  Kapolri dan Para Stakeholder Operasi Ketupat 2025 Resmikan Pelaksanaan One Way Nasional di KM 414 Kalikangkung

Berita Terkait

Selenggarakan Apel PAM Lebaran 2025, PT Jasa Raharja Siagakan Personel di Seluruh Indonesia untuk Hadapi Arus Mudik dan Balik
Sukseskan Swasembada Pangan 2027, Kementan Percepat Akselerasi Program Oplah Di Kabupaten Kupang
Pastikan Kesiapan Pelayanan Nataru, Jasa Raharja, Kemenhub, dan Korlantas Polri Survei Pelabuhan Merak dan Bakauheni
Gelar Diskusi Interaktif HAKORDIA 2024, Jasa Raharja Perkuat Komitmen Antikorupsi
Implementasikan Arahan Kementerian BUMN, Jasa Raharja Siap Sukseskan Mudik Nataru 2024 
Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Gelar Monev Penegakkan Hukum TW IV 2024
Gugatan Pilkada 2024 Di Mahkamah Konstitusi. Adhitya Nasution: Penetapan KPU Belum Harga Mati
Rivan A. Purwantono: JR Muda 2024, Kunci Transformasi dan Keberlanjutan Jasa Raharja di Masa Depan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:50 WITA

Dinas Sosial Kabupaten Kupang Bantah Oma Avo Tak Tersentuh Bantuan: “Sudah Tercover BLT Sejak 2020”

Senin, 20 April 2026 - 19:44 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tampik Tuduhan Anggaran Ganda, Reses dan Pansus LKPJ

Senin, 20 April 2026 - 19:13 WITA

Imbas Pemotongan Dana Desa, KPM BLT di Oebelo Dipangkas Drastis Menjadi 15 Orang

Senin, 20 April 2026 - 18:38 WITA

Gagal Selesaikan LPJ, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Dinonaktifkan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 10:45 WITA

Pemdes Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026. Wujud Transparansi dan Keterbukaan Anggaran 

Sabtu, 18 April 2026 - 22:04 WITA

Yohanis Mase Buka Suara: “Pansus LKPJ dan Reses Tetap Jalan, Tak Ada Anggaran Ganda!”

Sabtu, 18 April 2026 - 21:08 WITA

Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik

Sabtu, 18 April 2026 - 10:39 WITA

Lagi, Hendrikus Djawa Ditetapkan Sebagai Tersangka: Kini Terjerat Kasus ITE di Polda NTT

Berita Terbaru