Proses mentoring dan coaching juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa memiliki (sense of ownership) terhadap aksi perubahan dan memperkuat nilai-nilai organisasi seperti integritas, kerja sama, dan orientasi pelayanan.
Sementara pada aspek psikomotorik, fokus diseminasi diarahkan pada penguasaan keterampilan praktis yang diperlukan dalam mengimplementasikan inovasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pelatihan teknis (hands-on training) untuk menguasai prosedur atau teknologi baru, simulasi dan role play untuk menghadapi situasi nyata, serta pendampingan lapangan (on-the-job training) selama penerapan sistem. Selain itu, uji coba (pilot project) dilakukan sebagai ajang latihan dan evaluasi sebelum penerapan penuh, sehingga keterampilan peserta benar-benar terasah.
Dengan pendekatan diseminasi yang mencakup ketiga aspek ini kognitif, afektif, dan psikomotorik implementasi aksi perubahan tidak hanya memperluas pengetahuan, tetapi juga menanamkan sikap positif dan memastikan keterampilan teknis siap digunakan secara berkelanjutan.
Selain itu, Tim Leader dan Tim Kerja telah melakukan beberapa upaya publikasi, baik secara offline maupun online. Publikasi offline yang telah dilakukan, yaitu:
– Penyelenggaraan sosialisasi Asta Rinja pada tanggal 12 Agustus 2025 di LPPL RSKK Membangun kesadaran, motivasi, dan komitmen terhadap keberhasilan perubahan Asta Rinja pada tanggal 13 Agustus 2025 di LPPL RSKK.
– Uji coba (pilot project) Asta Rinja pada tanggal 14 Agustus 2025 di LPPL RSKK
Di tengah dinamika organisasi yang menuntut adaptasi cepat, sebuah gerakan perubahan lahir dengan semangat besar: Asta Rinja. Bukan sekadar nama, Asta Rinja menjadi simbol perjalanan membangun kesadaran, menumbuhkan motivasi, dan menguatkan komitmen untuk menghadapi tantangan sekaligus menjemput peluang masa depan.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















