Kupang, ATN – Upaya Bupati Kupang, Yosef Lede, dalam menangani persoalan sengketa lahan yang telah berlangsung bertahun-tahun di Kawasan Industri Bolok (KIB) mendapatkan respons positif dan apresiasi mendalam dari jajaran pemerintah desa setempat.
Kepala Desa Bolok dan Kepala Desa Kuanheun menyatakan bahwa langkah konkret yang diambil Bupati Yosef memberikan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini terbelit persoalan hak atas tanah mereka.
Angin Segar bagi Masyarakat Bolok
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Desa Bolok, Melkianus Laiskodat, menyampaikan rasa syukurnya atas keberpihakan Bupati Yosef Lede yang sangat nyata dalam membantu menyelesaikan konflik lahan ini.
Menurut Melkianus, persoalan KIB telah menjadi beban bagi tiga desa terdampak yakni Bolok, Nitneo, dan Kuanheun selama puluhan tahun.
“Kami merasa bersyukur memiliki seorang pemimpin yang memiliki keberpihakan luar biasa terhadap masyarakat. Selama ini kami berjuang sendiri-sendiri dan terpenggal-penggal, namun sekarang perjuangan itu menjadi satu kekuatan bersama,” ujar Melkianus.
Melkianus menambahkan bahwa dampak dari ketidakjelasan status lahan seluas sekitar 900 hektar ini telah menghambat hak masyarakat dalam melakukan sertifikasi tanah mereka sendiri.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















