Oelamasi, AtlasNews. ID – Permasalahan yang dialami pegawai puskesmas Tarus, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, NTT, kini telah menyita perhatian masyarakat dan mendapat berbagai sorotan.
Pasalnya, secara sepihak Kepala Puskesmas Tarus lakukan mutasi sejumlah pegawainya usai mempertanyakan dana kegiatan BOK dan Insentif BOK tahun 2023.
Sikapi persoalan tersebut Bupati Kupang, Yosef Lede, SH., kepada media ini pada Kamis (16/01/2025) mengatakan tindakan Kapus Tarus tersebut merupakan tindakan otoriter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Secara tegas, Yosef Lede yang ditemui usai mengikuti rapat Paripurna pengumuman penetapan Bupati dan Wakil Bupati Kupang terpilih periode 2025-2030 di Gedung DPRD Kabupaten Kupang, meminta kepala dinas kesehatan untuk segera bertindak tegas.
Menurutnya, sebagai pemimpin dalam suatu instansi pemerintahan harusnya lebih punya inisiatif menyelesaikan setiap permasalahan yang dapat mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
“Hari ini, pemimpin harus bijaksana, pemimpin harus tegas, persoalan di Puskesmas Tarus haris segera di selesaikan, harus tegas”, ujar Yosef Lede.
Yosef Lede menyayangkan sikap Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Kupang yang tidak segera memanggil Kepala Puskesmas Tarus untuk mengklasifikasi persoalan tersebut.
Dikatakan, persoalan mutasi pegawai di lingkungan Puskesmas Tarus telah menjadi atensi khusus masyarakat Kabupaten Kupang sehingga perlu segera di selesaikan dengan bijak.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















