Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Stevanus Adrianto Passat, menyuarakan bahwa kepuasan dan kepercayaan peserta adalah tolok ukur utama keberhasilan JKN. Menurutnya, hasil evaluasi CX126 harus berujung pada aksi nyata yang dapat dipantau keberlanjutannya.
“Ukuran keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika setiap peserta JKN, di mana pun berada, merasakan layanan yang semakin mudah, cepat, setara, dan dapat diandalkan,” pungkas Stevanus.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, menegaskan bahwa keunggulan layanan tidak dipengaruhi oleh besar-kecilnya kantor atau lokasi wilayah, melainkan keselarasan antara kepemimpinan, teknologi, SDM, dan budaya pelayanan yang bergerak searah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















