Oelamasi, AtlasNews.ID – Heboh! Kasus pencurian sapi dengan cara di mutilasi kembali terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Kupang, NTT.
Kejadian pencurian sapi yang telah terjadi selama empat hari berturut turut ini telah meresahkan warga desa Tuapanaf, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang.
Hal tersebut di sampaikan oleh Yonathan Loloin, warga desa Tuapanaf kepada media ini melalui sambungan telepon pada Senin (29/07/2024).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dibeberkan Yonathan Loloin, dalam waktu empat hari telah terjadi pencurian sapi dengan cara di mutilasi sebanyak empat ekor.
“Tanggal 28 juni sapi jantan milik Yorhans Koeldua, kemudian sapi betina milik saya juga di mutilasi, juga terjadi di desa Hueknutu, lalu hari ini kembali terjadi hari ini sapi milik bapak Nitanel Nau”, ungkapnya.
Dikatakan, sapi milik Nitanel Nau yang diikat pada minggu sore di dalam kandang hilang pada malam hari dan kemudian ditemukan 100 meter dari kandang pada siang hari pada hari senin dalam keadaan telah mati di mutilasi.
“Ini kejadian sudah terjadi berulang kali, ini meresahkan bagi kami warga desa Tuapanaf dan desa sekitar. Ini sudah jadi kejadian luar biasa di desa ini”, ujarnya.
Ia mengharapkan aparat kepolisian dalam hal ini Polres Kupang dapat melakukan langkah preventif agar kejadian ini tidak kembali terjadi.
“Kalau bisa bentuk tim selidiki kasus ini, saya yakin ini sindikat”, tegasnya.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
















